Memacu Adrenalin di River Tubing Kali Ranget, Lombok

Giri Menang (Suara NTB) – Kawasan Wisata Suranadi, Lombok Barat terkenal memiliki aliran air sungai atau kali yang dingin, jernih dan bersensasi segar. Namun, kawasan ini tidak hanya menyediakan sensasi dingin dan segar. Di sini, sebuah sungai bernama Kali Ranget, bisa memacu adrenalin pengunjungnya.

Dengan karakter sungai yang berarus cukup deras, plus jeram-jeram yang menantang, tak heran jika potensi alam yang satu ini kemudian dimanfaatkan oleh warga setempat. Oleh warga, lokasi ini dijadikan wahana rekreasi olahraga air alias river tubing. River tubing adalah sebuah bentuk olahraga rekreasi dengan menjelajahi arus sungai menggunakan medium yang mengapung, umumnya ban renang.

satu peserta rivertubing ketika didampingi pemandu pada saat melewati jeram sungai

Seorang pengunjung mengajak anak kecil ikut serta dalam river tubing di Kali Ranget.

Sepanjang dua sampai tujuh kilometer aliran Kali Ranget yang melintas di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Suranadi kini menjadi lintasan river tubing. Arus yang deras dan jeram curam menjadi medan menantang bagi siapapun yang ingin menjajaki olahraga yang satu ini.

Di setiap jeram, para pengemudi ban yang melaju di atas sungai tersebut dituntut mempertahankan keseimbangan. Jika tidak, maka jeram yang dilalui sudah pasti akan membuat pengemudi ban terbalik. Namun, untuk kondisi semacam ini, para pemacu adrenalin di wahana ini tentu sudah diberi berbagai perangkat pelindung yang memastikan keselamatan mereka.

“Ini adalah olahraga air yang memacu adrenalin. Sebelum kita melintasi sungai, terlebih dahulu kita harus memulainya dengan pemanasan,” kata Koordinator Petugas TWA Suranadi, Abdul Latif Sarbini, Sabtu (8/8/).

Sebelum memasuki area sungai, para pengunjung yang ingin memacu adrenalin melalui Kali Ranget tersebut diwajibkan mengikuti pemanasan. Tujuannya, untuk menghindari gejala kram atau bahkan munculnya gejala – gejala yang lain. Hal tersebut disebabkan karena suhu air yang sangat rendah. Para petugas menilai, kondisi sungai yang dingin akan rentan menimbulkan kram bagi seseorang yang mecoba olahraga tersebut.

“Seumpama kita mainnya siang, seperti ini pemanasannya cukup sedikit saja. Karena sebelum sampai pada titik start river tubing, kita sudah mendaki serta melintasi persawahan,” lanjutnya.

Adapun, jeram yang cukup menantang dalam lintasan olahraga air tersebut sedikitnya berjumlah delapan titik. Setiap titik jeram yang hendak dilewati selalu dijaga ketat oleh petugas atau istilahnya pemandu wahana wisata air di kawasan setempat.

“Setiap ada pengunjung yang berkenan main, kita selalu memberikan pelayanan berupa pemandu. Selain berperan sebagai instruktur, mereka juga bertanggung jawab atas keselamatan para tamu,” ujarnya.

Terkenal

Wahana rekreasi serta olahraga air yang berdiri sejak tahun 2013 serta beroperasi sekitar Mei 2014 ini sudah dikenal oleh turis mancanegara. Wisatawan dari berbagai negara yakni, Singapura, Malaysia, Jepang, Thailand, Inggris, Amerika dan Australia acap berekreasi ke tempat itu.

salah satu wisatawan terbalik ketika melintasi jeram ketiga lintasan rivertubing kali ranget

Seorang pengunjung tampak gagal menjaga keseimbangan dan harus terbalik bersama ban yang dikendarainya.

“Setiap tamu yang berkunjung, kita selalu melakukan pendataan. Dan syukur Alhamdulillah, wahana rekreasi kita yang satu ini sudah banyak dikenal oleh turis – turis asing. Termasuk dari negara – negara yang saya sebutkan tadi,” tegasnya.

Pihaknya mencatat, 30% dari jumlah wisatawan yang datang menjajaki river tubing tersebut berasal dari turis asing. Sementara, 70% sisanya didominasi oleh tamu – tamu domestik.

Angka kunjungan wisatawan dari sarana jasa hiburan dalam dunia pariwisata tersebut sejak Januari – Juni sudah melebihi angka 700 kunjungan. Ia optimis, tahun ini river tubing tersebut mampu menyumbang angka 1200 wisatawan.

“Dalam hitungan kita, rata – rata sebulan itu jumlah pengunjung kita paling tidak 100 kunjungan. Itu akumulasi dari wisatawan domestik dan asing. Sejak januari – Juni 2015 kita berhasil menggalang 721 Kunjungan wisatawan,” tandasnya. (met)