Buat Pusing, ITDC akan Kandangkan Anjing Liar

ANJING LIAR - Anjing liar berkeliaran di sekitar kantor ITDC di kawasan The Mandalika. Rencananya, anjing-anjing liar yang ada di kawasan tersebut bakal ditertibkan dan ditampung di shelter khusus. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) berencana bakal mengkandangkan seluruh anjing liar yang ada di kawasan The Mandalika. Salah satu caranya membangun shelter khusus untuk menampung anjing liar yang kerap berkeliaran di kawasan The Mandalika. Keberadaan anjing liar ini membuat pusing dan kerap dikeluhkan wisatawan.

“Selama ini banyak keluhan dari wisatawan, kawasan wisata halal kok banyak anjing liarnya. Jadi mau tidak mau persoalan anjing liar ini harus disikapi,” ujar Direktur Operasional dan Teknis ITDC, I Gusti Ngurah Wirawan, Jumat, 26 Oktober 2018.

Iklan

Dikatakanya, dengan pembangunan shelter khusus tersebut diharapkan bisa menjawab persoalan anjing liar di kawasan The Mandalika, sehingga ke depan tidak ada lagi anjing liar yang berkeliaran di kawasan The Mandalika. Wisatawan yang datang, terutama wisatawan Muslim bisa lebih nyaman saat berwisata di kawasan The Mandalika tanpa harus terganggu keberadaan anjing liar.

Shelter khusus itu sendiri direncanakan akan dibangun di dalam kawasan The Mandalika di HPL 47. Pihak ITDC pun telah menyiapkan lahan serta kandang khusus untuk menampung anjing liar yang ada di kawasan The Mandalika. Nantinya, shelter khusus tersebut akan serahkan pengelolaannya ke Lombok Animal Rescue dengan harapan, keberadaan anjing liar benar-benar terjaga.

Saat ini, lanjut Wirawan, pihaknya sudah mulai menertibkan keberadaan anjing liar di kawasan The Mandalika dengan fokus awal anjing liar yang kerap berkeliaran di kawasan pantai. Sementara bagi anjing liar yang berkeliaran di daerah pemukiman, nanti akan dikorodinasikan dengan pemerintah desa setempat.

“Jadi khusus untuk anjing yang dipelihara oleh warga, tidak akan ditertibkan. Tapi warga diharuskan memelihara di pekarangan rumah. Tidak boleh dilepas. Kalau sampai lepas, akan ditangkap dan dimasukkan ke shelter khusus,” terangnya.

Terpisah, Kadus Ujung Laut Desa Kuta, Abdul Mutalip, mengaku warga menyambut baik rencana ITDC untuk membangun shelter khusus bagi anjing liar. Bila perlu semua anjing liar ditertibkan, sehingga kawasan The Mandalika khususnya Desa Kuta bisa benar-benar terbebas dari anjing liar. (kir)