Buang Sampah di Sungai, Rusak Pemandangan Objek Wisata

Mataram (Suara NTB) – Kebiasaan membuang sampah di sungai perlu dicegah. Pasalnya, selain merusak mencemari sungai, kebiasaan tersebut juga berujung merusak keindahan pemandangan objek wisata pantai di daerah NTB.

Beberapa kawasan pantai yang telah dicemari serakan sampah antara lain, kawasan objek wisata Gili Sudak, Pantai Kuranji, Pantai Ampenan dan Bahkan pesisir pantai di Gili Trawang. Sampah yang memasuki sungai, terseret lalu masuk ke lautan.

Iklan

Setelah masuk laut, sampah-sampah tersebut akan terlempar lagi ke daratan. Saat air laut mulai pasang, sampah-sampah yang ada didalam lautan terdorong ombak sehingga mengendap di pesisir pantai.

Padatnya sampah di lautan, sering dijumpai oleh para pemain selancar. Sampah-sampah tersebut menjadi penggangu bagi mereka yang hobi memacu adrenalin diatas gulungan ombak.

“Kadang jengkel juga sih tasanya, kalo lagi main surfing terus banyak ketemu sampah digulungan ombak. Kesadaran masyarakat supaya berhenti membuang sampah di sungai sebetulnya harus dibangkitkan,” kata Piping Irawan, Peselancar senior yang peduli lingkungan, Jumat, 28 April 2017.

Gerakan penyadaran masyarakat supaya peduli alam perlu ditegakkan. Gerakan ini, juga dapat membantu peningkatan performa objek wisata di daerah ini. Keberlanjutan Pariwisata NTB hanya dapat dijamin ketika masyarakatnya menaruh empati dan kepedulian pada lingkungan.

“Selain soal alam, ini juga menjadi problem juga kan untuk bidang pariwisata. Sebab, bagaimana pariwisata NTB mau maju kalau begini-begini terus. Alamnya yang indah-indah dikotori terus sama sampah,” ujarnya.

Umat Islam mengenal konsep bagaimana seharusnya bersikap baik pada alam. Sayangnya, ceramah-ceramah yang disampaikan ulama besar jarang diindahkan. Umat Islam dibimbing bagaimana caranya supaya merawat Hubungan Dengan Tuhan, Hubungan antar sesama manusia maupun Hubungan dengan alam. Namun demikian, umat Islam terkesan mengabaikan perintah merawat hubungan baik dengan alam. (met)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here