Brunei Darussalam, Potensi Pasar Wisata Halal Lombok

BPPD Logo

Bandar Seri Begawan – Menjajaki pasar baru wisata Lombok Sumbawa menjadi kejutan tersendiri bagi tim Sales Mission Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) NTB. Sales mission di negara Sultan Hassanal Bolkiah ini, dihadiri sekitar 30 buyer dan 10 orang investor. Travel agent memiliki minat besar untuk mengunjungi Lombok Sumbawa.

Salah seorang buyer dari Brunei Darussalam, Mak Jia Wei, mengaku terkejut Lombok berdekatan dengan Bali. “Hanya 30 menit dari Bali? Benarkah?,” tanya Mak Jia heran dalam acara pembukaan di Bandar Seri Begawan, Selasa, 22 November 2016.

Brunei 2

Ketua BPPD NTB H. Affan Ahmad didampingi pelaku wisata asal NTB Awanadi Aswinabawa mengalungkan selendang pada perwakilan pariwisata Brunei Darussalam dalam acara Sales Mission di Bandar Seri Begawan, Selasa, 22 November 2016.

Tidak saja Mak Jia, travel agent lain, Syahirah, juga terkejut dan takjub melihat destinasi halal Lombok saat pemutaran video wisata halal Lombok. Namun, disayangkan Syahriah, karena tidak adanya penerbangan langsung menuju Lombok dari Brunei Darussalam.

Ketua BPPD NTB, H. Affan Ahmad, sebelum membuka acara table top ini, mengaku potensi mendatangkan wisatawan Brunei Darussalam ke Lombok Sumbawa sangat berpeluang. Mayoritas Muslim dan potensi makanan halal menjadi jaminan wisatawan Brunei datang ke Lombok. “Ada kedekatan emosional antara Brunei dan Indonesia yang sama-sama rumpun Melayu. Lombok memiliki potensi besar untuk wisata halal. Dan ini seperti gayung bersambut jika kita lihat dari minat pelaku usaha di Brunei Darussalam untuk membawa tamu-tamunya ke Lombok Sumbawa. Memang kita masih kesulitan di akses penerbangan langsung dari Brunei-Lombok,” kata Affan Ahmad.

Brunei 3

Seller dari NTB sedang transaksi dengan buyer dari Brunei Darsaussalam dalam acara Sales Mission di Bandar Seri Begawan, Selasa, 22 November 2016.

Affan Ahmad menambahkan, kedatangan tim sales mission ke Brunei ini dimaksudkan untuk meningkatkan citra Pariwisata Nusa Tenggara Barat, khususnya memperkenalkan wisata halal Lombok Sumbawa. Selebihnya, sebagai upaya untuk mengejar target kunjungan wisatawan ke Lombok Sumbawa tahun 2016 mencapai 3 juta wisatawan.

Presidenti Association of Travel Agents Brunei, Sabli Arsad, yang turut hadir dalam acara ini berjanji akan membawa investor dan travel agent Brunei segera mengunjungi Lombok. Pengusaha berbagai bidang usaha ini juga menyatakan minatnya bisa berinvestasi di Lombok Sumbawa. “Melihat potensi yang luar biasa tentang Lombok, Insya Allah saya akan bawa investor dan travel agent ke Lombok Sumbawa. Kami sangat kagum dengan keindahan Lombok. Kami ingin tahu lebih banyak tentang Lombok Sumbawa dari dekat. Tidak saja lewat tayangan video tadi, ” ujarnya.

Jika dibandingkan dengan Malaysia, potensi pasar wisata untuk Brunei selama ini masih sangat kecil. Kendala ini terjadi karena Lombok Sumbawa kurang diperkenalkan kepada wisatawan Brunei Darussalam. Saat dijelaskan Lombok hanya ditempuh 20 sampai 30 menit dari Bali, minat mereka datang ke Lombok cukup besar. Terbukti, dari table top ini bahkan sudah terjadi transaksi langsung dalam temu bisnis to bisnis ini. Table top yang dilakukan kemarin (Senin 22/11) di Malaysia juga sudah terjadi transaksi untuk 200 pax bulan depan. (adv)