BRI Selong Pastikan Aman dari Praktik ‘’Skimming’’

Pimpinan BRI Cabang Selong Tasurun memastikan transaksi di mesin-mesin ATM yang ada di wilayah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) aman dari praktik skimming. Kejahatan perbankan itu sejauh ini belum pernah ada laporan terjadi di seluruh unit mesin ATM BRI se Kabupaten Lotim.

Menjawab Suara NTB, Rabu, 28 Maret 2018, Tasurun, menegaskan, pihaknya tetap patroli setiap hari. Dikunjungi secara rutin mesin-mesin ATM BRI. Diharapkan juga, para nasabah BRI ini tetap berhati-hati dan waspada. “Semoga kita semua terhindar dari kejahatan orang lain,” ucapnya.

Iklan

Tetap menjaga kerahasiaan tetap disarankan kepada para nasabah. Pada Sabtu dan Minggu kemarin, tuturnya BRI Cabang Selong ini melakukan penggantian kartu ATM suspect terhadap 78 nasabahnya. Memang tidak sebanyak di Kota Mataram yang sampai 9.900 orang. “Kita terus mengimbau nasabah agar berhati-hati dan mengganti PIN secara berkala,” ucapnya.

Saat ini, jumlah nasabah penabung di BRI Cabang Selong ini mencapai 397 ribu orang dengan nilai uang mencapai Rp 1 triliun. Sedangkan nasabah peminjam jumlahnya lebih sedikit, yakni hanya 33 ribu orang akan tetapi BRI mengeluarkan jauh lebih besar dari yang ditabung, yakni sebesar Rp 1,3 triliun.

Lebih jauh soal ATM, kata Tasurun sebenarnya sistem pengamanan saat ini sangat secure (aman) baik off site maupun on site . Hanya saja, masih saja ada celah yang dimanfaatkan oleh hacker. Perbankan ke depan ada kemungkinan akan meninggalkan teknologi kartu ATM yang dianggap kurang efisien. Karenanya saat ini kegiatan-kegiatan transaksi perbankan, seperti pembayaran sudah mulai menggunakan non tunai, seperti QR, atau ATM Tanpa kartu. ATM tanpa kartu ini adalah sebuah sistem yang diyakini jauh lebih aman.

“Jadi kalau ambil pakai aplikasi nanti. Ada yang mau transaksi tinggal menggunakan angka sandi (token). Nasabah kemudian tinggal datang dan masuk ke mesin ambil uang dengan token tab. Seperti kalau ngirim uang lewat nomor HP,” demikian Tasurun. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here