BRI Mataram Tuntas Transfer Bansos Covid-19 Kepada 17.486 Penerima di NTB

Dwi Hendro Susatyo.(Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Bank BRI Cabang Mataram sudah menuntaskan penyaluran program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah Pusat kepada masyarakat terdampak Covid-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 17.486 penerima manfaat program tersebut sudah ditransfer dana bantuan sosial tunai sebesar Rp 600 ribu/orang.

Pimpinan BRI Cabang Mataram, Dwi Hendro Susatyo pada Selasa, 5 Mei 2020 kemarin menegaskan, total dana yang ditransfer oleh Kementerian Sosial kepada BRI sebesar Rp10.491.600.000, untuk disalurkan kepada masyarakat. Penerima manfaat dari program tersebut adalah masyarakat yang sudah memiliki buku tabungan BRI. “Kemarin kan sempat viral itu di media sosial tentang banyak nasabah yang tiba-tiba masuk uang Rp600 ribu, itu maksudnya program bantuan sosial tunai dari pemerintah pusat. Kami tuntaskan penyalurannya pada 28 April kemarin, untuk seluruh warga penerima,” ungkapnya.

Iklan

Terkait siapa saja yang berhak menerima program ini, menurutnya murni kewenangan Dinas Sosial. BRI sebatas sebagai lembaga penyalurnya saja. Dwi Hendro menyebutkan, Kabupaten Lombok Timur memperoleh dana BST paling banyak yakni Rp 4,1 miliar, disusul Kabupaten Lombok Tengah Rp1,7 miliiar dan Sumbawa Rp1,09 miliar , serta Lombok Barat Rp1,02 miliar.

Sementara itu, Kabupaten Bima sebesar Rp700 juta, Kota Mataram Rp670 juta, Kota Bima Rp478 juta, Dompu Rp320 juta lebih dan Sumbawa Barat serta Lombok Utara masing-masing sebesar Rp266 juta dan Rp134 juta. Mekanisme penyalurannya tidak berbelit-belit seperti bantuan sosial lainnya. Setelah BST ditranfer oleh Pemerintah Pusat, manajemen BRI tinggal mentranfser kepada masyarakat penerima yang sudah memiliki rekening dan menjadi nasabah BRI.

“Untuk itu tidak sedikit dari masyarakat yang tidak tahu menjadi penerima bantuan tersebut. Kecuali mereka yang menggunakan sms banking ya mereka bisa langsung melihat via notifikasi sms, tapi bagi masyarakat yang tidak menggunakan notifikasi itu ya harus cek menggunakan buku tabungan. Tapi memang banyak yang tidak tahu soal bantuan ini,” ujar Dwi.

Pihaknya tak mengetahui secara pasti berapa bulan masyarakat akan memperoleh bantuan sosial tunai dari pemerintah selama Pandemi Covid-19. Ia berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga mengurangi beban masyarakat yang terdampak wabah ini. “Kami dari bank berharap masyarakat penerima bisa menggunakan uang itu dengan baik, efektif dan efisien. Apalagi ditengah wabah seperti ini. yang jelas ini pasti sangat bermanfaat bagi masyarakat,” demikian Dwi Hendro. (bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional