BPN Favoritkan Exocet, Alcatraz Inginkan Revans di Suara NTB Cup 2017

Mataram (Suara NTB) – Alcatraz FC memiliki urusan yang belum tuntas dengan BPN FC yang menaklukkan mereka di laga final Turnamen Futsal Suara NTB Cup edisi 2016 lalu. Di Turnamen Futsal Suara NTB Cup 2017 ini, mereka mengincar revans atas hasil tahun lalu. Sementara itu, kubu BPN FC yang berstatus juara bertahan justru menepis status favorit. Mereka justru menjagokan Exocet FC yang saat ini sedang trengginas di Liga Futsal Bumi Gora.

“Yang favorit itu Exocet. Kalau BPN bukan favorit di sini (Suara NTB Cup 2017),” ujar manager BPN FC, Didit Apriadi yang dikonfirmasi Suara NTB, usai Technical Meeting Turnamen Futsal Suara NTB Cup 2017, Rabu (20/11). Didit melontarkan penilaian itu karena melihat penampilan Exocet di Liga Futsal Bumi Gora. Saat ini, Exocet memang menjadi pemimpin klasemen berkat penampilan gemilang mereka.

Iklan

Sementara, Didit merasa, saat ini pihaknya perlu membagi kekuatan karena di saat yang sama, BPN juga akan berlaga di Liga Futsal Bumi Gora yang mempertemukan klub-klub papan atas di NTB. Saat ini, melihat ritme penampilan BPN di Liga Bumi Gora, Didit mengaku pihaknya masih membutuhkan banyak keberuntungan untuk bisa kembali mengulang sukses di Suara NTB Cup 2016 lalu.

“Jadi sekarang ini, ndak berani kita memfavoritkan diri karena keadaan. Kita berharap keberuntungan saja,” ujarnya. Terkait kemungkinan untuk kembali bertemu Alcatraz di babak delapan besar, ataupun di babak final, Didit menegaskan pihaknya memang perlu pandai-pandai membagi kekuatan demi memenangkan laga demi laga.

Sementara itu, Manager Alcatraz FC, Sherwin Ary Busman, yang dikonfirmasi terpisah juga menanggapi kemungkinan terulangnya revans dengan BPN di Suara NTB Cup 2017 ini. Menurutnya, melawan BPN, pihaknya memang memiliki perhitungan tersendiri. “Kalau lawan BPN itu udah ibarat final kita. Tahun lalu kita juara dua, tahun ini kita ngejar supaya bisa juara satu,” ujarnya.

Sherwin menilai, saat ini kompetisi futsal memang lebih menantang karena peserta juga semakin berkembang kekuatannya. “Makin maju, tapi pasti lebih berat. Cuma kita optimis dengan skuad yang kita miliki,” ujarnya. Di Suara NTB Cup 2017, Alcatraz menurunkan tiga tim dengan kekuatan berjenjang.

“Yang kali ini, skuad baru, beda sama tahun lalu. Yang ini ada yang umur 23, umur 20 sama yang senior. Jadi ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang,” ujarnya. Senada dengan Didit, Sherwin juga menilai salah satu tim yang patut diperhitungkan kekuatannya kali ini adalah Exocet yang memang sedang bagus permainannya.

Namun, Sherwin menilai secara keseluruhan masih banyak klub lain dengan kekuatan yang layak diperhitungkan. “Banyak yang berkembang, semakin maju futsal di Lombok ini,” ujarnya. Sherwin menilai, Suara NTB Cup adalah salah satu turnamen bergengsi untuk level NTB. “Suara NTB Cup lebih bergengsi. Karena dilihat dari adanya media, dari publikasi dan aspek lainnya,” pungkas Sherwin. (aan)