BPKP Mulai Turun Audit Dugaan Korupsi Pelabuhan Labuhan Haji

Lalu M. Rasyidi. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan NTB mulai melakukan audit terhadap dugaan korupsi pengerukan kolam labuh di Pelabuhan Labuhan Haji, Kabupaten Lotim. Pasalnya, proyek dugaan korupsi miliaran rupiah ini tengah ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Lotim) dengan status penyidikan.

Kepala Seksi (Kasi) Intelijen pada Kejari Lotim, Lalu M. Rasyidi, S.H., mengakui proses audit yang mulai dilakukan oleh BPKP. Dimana, audit dari BPKP inilah ditunggu-tunggu untuk yang nantinya hasil audit tersebut menjadi rujukan dalam penetapan tersangka. Tim audit BPKP Perwakilan NTB turun ke Lotim sejak hari Selasa lalu dan akan melakukan audit selama dua pekan.

Iklan

 “Yang diaudit saat ini proyek Kolam Labuh Labuhan Haji itu yang sudah penyidikan. Hari ini, (kemarin,red) merupakan hari kedua,” terang Rasyidi, Rabu, 7 Juli 2021.

Dalam proses audit dari BPKP ini, tim audit memeriksa kembali semua dokumen dan pihak-pihak terkait dalam dugaan korupsi mega proyek yang dikerjakan pada masa kepala daerah sebelumnya, Bupati, H. Moch Ali Bin Dachlan dan Wakil Bupati, H. Haerul Warisin. Pihak Kejari Lotim, kata Rasyidi, akan menfasilitasi segala yang dibutuhkan BPKP mulai dari berkas penyelidikan hingga penyidikan.

  “Tetap ada klarifikasi kembali dari BPKP antara dokumen dengan para pihak. Makanya kita hadirkan juga pihak-pihak terkait. Nanti juga ada peninjauan lapangan,”ungkapnya.

Dalam dugaan tipikor Kolam Labuh Dermaga Labuhan Haji, Kejari Lotim menemukan indikasi kerugian negara yang cukup fantastis sekitar Rp9 miliar lebih dan denda dari nilai anggaran dalam proyek ini sebesar Rp38,9 miliar tahun anggaran 2018.

Beberapa pihak yang sebelumnya diperiksa, di antaranya kuasa pengguna anggaran (KPA) inisial NR, pejabat pembuatan komitmen (PPK), inisial N dan pihak ketiga atau rekanan hingga pihak penjamin. Termasuk pemeriksaan bupati pada masa itu, H. Moch Ali Bin Dachlan dan mantan Sekda Lotim, H. Rohman Farly serta beberapa pihak terkait lainnya yang terlibat dalam proyek tersebut. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional