BPBD Perbaiki Dua Jembatan Putus di Soromandi

Mataram (suarantb.com) – Jembatan putus akibat banjir bandang yang menerjang Bima dan Dompu Februari 2016 lalu, kini mulai diperbaiki. Dari enam jembatan yang rusak berat, baru dua yang dituntaskan dengan dana tanggap darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB.

Jembatan pertama dibangun di Desa Sai, Kecamatan Soromandi. Sebelumnya jembatan ini diterjang air bah dari perbukitan sekitar ruas jalan tersebut. Derasnya air menghanyutkan jembatan lama, bahkan membuat dua ruas sungai baru.

Iklan

“Volume pekerjaan kami 350 meter, sudah tuntas yang di Desa Sai,” kata Kasi Kedaruratan BPBD NTB, Agung Pramudja kepada suarantb.com, Selasa, 22 November 2016.

Setelah jembatan itu rusak, masyarakat sebelumnya harus menyeberangi sungai. Demikian juga kendaraan. Akses ekonomi daerah produksi bawang itu terganggu, termasuk aktivitas masyarakat.

“Sekarang sudah rampung, masyarakat sudah bisa menikmati jalan normal,” ungkapnya.

Jembatan putus lainnya di Desa Sampungu, juga Kecamatan Soromandi.  dengan sumber anggaran yang sama, BPBD membangun jembatan Limpas. Fungsinya, ketika air bah atau banjir, tidak sampai menggenangi jembatan. “Dulu masyarakat harus ongkos Rp 20 ribu untuk angkut motor kalau ndak bisa lewat. Sekarang sudah ndak ada masalah, sudah bisa dilewati,” jelasnya.

Selain pembangunan jembatan baru, pihaknya juga melakukan normalisasi sungai yang mengalir di bawah jembatan. “Kami juga membangun beronjong. Jadi selain jembatan, sungainya kita perbaiki agar tidak ada masalah kalau eskalasi air tinggi,” terangnya.

 Untuk dua titik proyek ini, dibagi dalam dua paket proyek bersumber dari dana tanggap darurat, menghabiskan anggaran Rp 9,2 miliar, termasuk operasional dan pengaswasan. (szr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here