BPBD NTB Imbau Masyarakat Antisipasi Banjir

Mataram (suarantb.com) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB, Mohammad Rum meminta masyarakat siap siaga jika terjadi banjir. Hal  ini disampaikan pasca terjadinya banjir di wilayah Senggigi beberapa waktu lalu.

“Kita sudah imbau masyarakat dan BPBD kabupaten/kota agar siap siaga. Saluran dipastikan karena banjir yang di Senggigi itu karena sumbatan sampah-sampah. Itu terjadi depan Hotel Sheraton, karena salurannya tertutup oleh sampah-sampah empat hari yang lalu,” jelasnya, Kamis, 12 Oktober 2017.

Iklan

Meski demikian, Rum mengaku belum ada langkah serius untuk menghadapi banjir. Pasalnya, saat ini ia masih fokus pada penanggulangan kekeringan melalui distribusi air bersih.

Berdasarkan rilis terkini Stasiun Klimatologi Kelas I Lombok Barat yang diterima suarantb.com, hingga menjelang pertengahan Oktober ini sebagian wilayah NTB mulai mengalami hujan dengan intensitas rendah. Bahkan sebagian kecil wilayah ada yang mengalami hujan dengan intensitas tinggi.

Kasi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Luhur Tri Uji Prayitno menjelaskan hasil pantauan menunjukkan adanya peluang hujan di wilayah NTB. “Perlu diperhatikan hujan lebat yang terjadi secara tiba – tiba yang disertai petir atau guntur yang dapat berdampak genangan air di sebagian Lombok dan Sumbawa bagian Barat,” paparnya.

Meski sudah turun hujan, sejumlah wilayah NTB masih dihantui kekeringan di daerah yang tidak hujan lebih dari 30 hari berturut-turut. Diantaranya yaitu di Kecamatan Labuhan Pandan Lombok Timur tidak turun hujan selama 156 hari; Pemenang Timur Lombok Utara 105 hari; Sambelia Lombok Timur 94 hari; Lape Sumbawa 93 hari; Wera Bima 83 hari; dan Kecamatan Kilo Dompu 61 hari. (ros)