BPAD KSB Mulai Kumpulkan Randis Siap Lelang

Kendaraan dinas jenis roda dua yang telah dikumpulkan pihak BPAD KSB untuk selanjutnya dilelang.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara maraton sudah mulai mengumpulkan kendaraan dinas (randis) yang akan dilepaskan melalui proses lelang.

Pantauan Suara NTB, sejak sepekan terakhir satu per satu randis siap lelang tersebut dijemput oleh pihak BPAD dari sejumlah unit kerja baik di tingkat desa maupun kencamatan. Kendaraan tersebut selanjutnya dikumpulkan di dua lokasi terpisah di lingkungan KTC, pusat perkantoran Pemda KSB.

Iklan

Kendaraan roda dua ditempatkan di depan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) di bawah tenda yang telah disediakan. Sementara kendaraan roda empat ditempatkan sebagian di sekitar kantor BPAD sendiri.

Kepala BPAD KSB, Muhammad Yusuf, SE mengatakan, pihaknya sengaja lebih awal mengumpulkan kendaraan-kendaraan tersebut. Meski jadwal kegiatan lelangnya belum dapat diastikan kapan akan dimulai. “Kita kumpulkan saja dulu. Soal lelangnya kapan kan kita masih tunggu kesiapan KPKNL (Bima),” katanya kepada wartawan, Senin, 24 Februari 2020.

Bukan tanpa alasan BPAD mulai mengumpulkan seluruh barang dan aset Pemda terutama randis yang akan dilelang itu lebih awal. Menurut Yusuf, jika menunggu jadwal dimulainya lelang baru akan dikumpulkan, pihaknya khawatir akan mengganggu proses lelang. Sebab proses pengumpulan barang-barang tersebut membutuhkan waktu karena banyak tersebar di seluruh wilayah bahkan hingga ke pelosok. “Ada yang kita harus jemput di Talonang. Nah itu butuh waktu pastinya,” timpalnya.

Sementara ini Yusuf mengaku, dirinya belum mengetahui jumlah pasti berapa randis yang sudah dikumpulkan. Namun ia menyatakan, masih banyak unit randis yang akan dilelang nantinya.

“Saya belum dapat laporan dari staf. Tapi saya kira masih banyak yang belum berhasil dikumpulkan. Dan akan kita upayakan terus,” paparnya seraya menambahkan, untuk jadwal lelang belum bisa dipastikan pihaknya.

“Kita tetap tunggu kesiapan KPKNL untuk jadwal lelangnya. Sementara ini kita belum bisa pastikan kapan. Jadi bagi masyarakat yang minat mau ikut (lelang) harap bersabar ya,” tukasnya. (bug)