Bobot Nilai 60 Persen, Hasil SKB Tentukan Kelulusan Pelamar CPNS

Sekretaris BKD NTB, Yus Harudian Putra (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemprov NTB akan berlangsung selama dua hari, 8 – 9 Desember 2018 di Aula Makorem. Hasil tes SKB sangat menentukan kelulusan pelamar CPNS, karena bobot nilainya 60 persen.

 

Iklan

‘’Kalau tes SKD (Seleksi Kompetensi Dasar)  bobot nilainya 40 persen. Kalau SKB soalnya sesuai bidang kompetensi formasi yang dilamar. Itu bobotnya 60 persen,’’ sebut Pelaksana Harian (Plh) Kepala  Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Yus Harudian Putra, S.STP dikonfirmasi Suara NTB, Jumat, 7 Desember 2018 siang.

 

Yus mengatakan lewat tes SKB, akan diketahui kemampuan teknis pelamar sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar. Dari tes SKB akan diuji pengetahuan dan kemampuan teknis pelamar. ‘’Ini sangat menentukan karena bobotnya besar, 60 persen,’’ sebutnya.

 

Apakah tes SKB lebih sulit dari SKD? Yus mengatakan, kesulitan tersebut relatif. Namun ia optimis para pelamar akan mampu menjawab soal-soal yang ada dalam tes SKB.

 

‘’Karena ini menukik langsung formasi yang dilamar. Kami optimis, karena ini sesuai latar belakang pendidikannya.  Hasil SKB nanti akan dikomparasi dengan hasil SKD. Baru nanti diolah Panselnas, untuk menentukan siapa yang lulus jadi PNS,’’ terangnya.

 

Jumlah pelamar yang ikut SKB untuk CPNS Pemprov sebanyak  823 orang. Dari 114 pelamar yang lulus passing grade, sebanyak 108 orang yang berhak ikut SKB. Sedangkan enam orang gagal ikut karena gugur diperankingan.

 

Tambahan pelamar yang berhak ikut SKB berasal dari hasil perangkingan dengan skor nilai minimal SKD 255 ke atas. Meskipun 823 pelamar berhak mengikuti tes SKB, namun puluhan formasi Pemprov tetap lowong.

 

Seperti formasi dokter spesialis dan tenaga guru.  Terhadap formasi yang lowong, Pemprov mengharapkan tetap diperuntukkan pada rekrutmen CPNS tahun depan. (nas)