BNNP NTB Tangkap Kurir Sabu Lewat Anus

Mataram (Suara NTB) – Usaha para bandar narkoba memasukkan narkoba ke NTB semakin kreatif. Pengawasan yang semakin ketat membuat mereka memutar otak agar tak terdeteksi petugas.

Seperti dilakukan Nurdin (46), warga Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam. Pria pengangguran itu menyelundupkan sabu lewat anusnya. Namun, aksi liciknya ketahuan petugas bandara Lombok International Airport (LIA).

Iklan

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, Kombes Pol Imam Margono, Rabu, 11 Oktober 2017 menyebutkan, modus tersebut adalah yang kedua kalinya dilakukan tersangka Nurdin.

Nurdin ditangkap Selasa, 10 Oktober 2017 sekira pukul 15.50 Wita begitu turun di terminal kedatangan LIA. Tersangka menumpangn Lion Air JT 970 penerbangan dari Batam – Surabaya – Lombok.

Petugas Aviation Security LIA, Bea Cukai, dan BNN mencium gerak-gerik tersangka. Nurdin menyimpan sabu sebanyak empat poket besar sabu di dalam anusnya. Berat total barang bukti sabu mencapai 223,95 gram.

Masing-masing kemasan serupa kondom itu beratnya 58,32 gram; 57,95 gram; 56,59 gram; 51,09 gram.

“Jadi barang ini dimasukkan ke dalam tubuh melalui dubur,” ujarnya di Kantor BNNK Mataram, Sayang-sayang, Cakranegara.

Pengiriman kedua sabu ke Lombok itu, sambung dia, atas perintah seorang bandar di Batam. Tersangka Nurdin diupah Rp 5 juta sekali kirim.

“Indikasi barang dari Batam, kita kembangkan lagi siapa pengirimnya, siapa penerimanya di sini,” sebut mantan Wakapolda NTB itu.

Tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 1 dan atau pasal 114 ayat 1 dan atau pasal 132 UU RI No 35/2009 tentang Narkotika.

“Ancaman penjaranya seumur hidup atau mati,” tegas Imam.

Kasus itu kemudian dilimpahkan penanganannya ke BNN RI untuk kepentingan mengungkap asal barang berikut bandarnya yang diduga di Batam. (why)