BNNP NTB Musnahkan Barang Bukti Sabu dan Ekstasi

BNNP NTB memusnahkan barang bukti tiga kasus sabu dan ekstasi yang diungkap sepanjang Maret-April, Selasa, 12 Mei 2020.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – BNN Provinsi NTB memusnahkan barang bukti 368,67 gram sabu serta 469 butir ekstasi setara 151,35 gram. Narkoba tersebut disita dari lima tersangka yang ditangkap sepanjang Maret-April lalu. Pemusnahan itu sebagai bagian proses penyidikan. “Kasusnya masih ditangani. Bagian dari itu, barang bukti yang sudah kita sita, kita musnahkan,” kata Kepala BNNP NTB Brigjen Pol Gde Sugianyar Dwi Putra, Selasa, 12 Mei 2020.

Pemusnahannya dengan menggunakan blender. Sabu dan ekstasi digiling halus. Kemudian dicampur dengan oli bekas lantas ditimbun di dalam tanah. “Kalau dihitung nilai yang dimusnahkan itu hampir Rp1 miliar,” terangnya. barang bukti yang dimusnahkan dari kasus dengan tersangka Irwan (37) warga Bireun, NAD, dan M Rusdi (41) warga Pancor, Selong, Lombok Timur. Irwan membawa sabu di dalam dubur dari Medan, Sumatera Utara 6 Maret.

Iklan

Ketahuannya di Lombok International Airport (LIA) Praya, Lombok Tengah. Irwan membawa sabu itu untuk Rusdi. Beratnya 133,07 gram. Dikurangi 0,78 gram untuk uji lab sehingga yang dimusnahkan 132,29 gram. Dari kasus Zeinal alias Heru (22) warga Madura, Jawa Timur dimusnahkan 40,22 gram. Dari total barang bukti 41,01 gram. Sebagian 0,79 gram sudah diambil untuk uji lab. Heru ditangkap di LIA, Praya, Lombok Tengah karena ketahuan bawa sabu di dalam dubur.

Kasus terakhir yang diungkap 10 April lalu dengan tersangka Saleh (27) warga Dasan Agung, Selaparang, Mataram. Penjaga sekolah ini menjadi kurir untuk napi narkoba berinisial AJ (28) dengan upah Rp400 ribu. Barang bukti yang disita sabu 198,49 gram, pil ekstasi warna kuning 189 butir seberat 61,47 gram, dan pil ekstasi warna merah muda 300 butir seberat 96,34 hram. (why)