BNNP NTB Gagalkan Penyelundupan 533,66 Gram Sabu

Kepala BNNP NTB Gagas Nugraha menunjukkan tersangka dan barang bukti penyelundupan 533,66 gram sabu, Kamis, 30 September 2021.(Suara NTB/BNNP NTB)

Mataram (Suara NTB) – BNN Provinsi NTB menggagalkan penyelundupan 533,66 gram sabu dari Sumatera. Sabu ini diselundupkan dengan modus simpan dalam dubur. Empat tersangka ditahan. Sementara dikembangkan jaringan pemesan narkoba diduga bandar beroperasi di Lombok Timur.

“Sabu dibawa dengan modus roket atau di dalam dubur,” sebut Kepala BNN Provinsi NTB Brigjen Pol Gagas Nugraha dalam konferensi pers Kamis, 30 September 2021.

Iklan

Empat pelaku yang ditangkap ini berbagi peran dalam penyelundupan sabu ini. Dua pelaku AH (27) yang bekerja sebagai petani dan MR (23) yang masih mahasiswa ini berperan sebagai pembawa barang. Mereka yang berasal dari Lombok Timur dikirim untuk mengambil barang.

Dua kurir ini kemudian pulang lagi ke Lombok dengan penerbangan dari Palembang, Sumatera Selatan rute Praya, Lombok Tengah menumpang pesawat Lion Air. Kurir ini ditangkap begitu sampai di terminal kedatangan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid.

“Tersangka A membawa tiga paket sabu. Dua paket disimpan dalam tas dan satu paket plastik lonjong dimasukkan ke dalam dubur. Total sabu yang dibawa beratnya 321,33 gram,” sebut Gagas. Sementara MR membawa sabu dalam satu plastik lonjong yang disimpan dalam dubur. Beratnya 212,43 gram.

Usai penangkapan pada Rabu pekan lalu itu, petugas BNNP NTB kemudian melakukan pengembangan. Dua pelaku kurir kemudian ditelusuri jejak percakapannya. “Kemudian dilakukan penangkapan terhadap dua orang lain yang menunggu di parkiran bandara. Mereka sedang menunggu untuk menjemput AH dan MR,” imbuhnya.

Dua orang penjemput ini yakni HZ (21) dan AH (28) yang juga mahasiswa dari Lombok Timur. Total sabu yang diamankan yakni seberat 533,66 gram. Rinciannya dalam lima paket masing-masing seberat 108,02 gram; 107,32 gram; 105,89 gram; 106,24 gram; dan 106,19 gram.

Gagas mengatakan, penangkapan jaringan narkoba ini sukses menyelamatkan 6.404 orang dari potensi penyalahgunaan narkoba dengan asumsi setiap 1 gram sabu dikonsumsi 12 orang. Sementara para pelakunya terancam pidana minimal enam tahun penjara dan vonis mati. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional