BNNP Edukasi Finalis Putri Mandalika NTB Terkait Bahaya Narkoba

Finalis Putri Mandalika NTB Tahun 2020 dinobatkan sebagai duta anti narkoba (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dalam rangka meningkatkan wawasan para Finalis Puteri Mandalika NTB Tahun 2020, panitia pemilihan mengundang Kepala BNNP NTB menjadi narasumber pada acara Pembekalan finalis Putri Mandalika NTB Tahun 2020. Momentum Pemilihan Putri Mandalika sebagai salah satu rangkaian dari Festival Pesona Bau Nyale sangat strategis dan merupakan kesempatan yang baik untuk memberikan Informasi dan Edukasi tentang bahaya Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba kepada masyarakat.

Acara yang bertemakan Road to Mandalika Moto GP 2021 ini diikuti oleh 19 orang finalis perwakilan dari seluruh Kab/Kota di Provinsi NTB. Dalam materinya Kepala BNN Provinsi NTB, Drs. Gde Sugianyar Dwi Putra SH, M.Si,  didampingi oleh Kepala Bidang Pencegahan Drs. H. Nur Rachmat, Apt dan Kabag Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah, mengedukasi para finalis tentang jenis, bahaya narkoba, dampak terhadap tubuh, rehabilitasi dan narkotika dari perspektif hukum.

Iklan

Menjawab beberapa pertanyaan peserta terkait adanya wacana legalisasi ganja di Indonesia, Gde Sugianyar menegaskan bahwa dalam penanganan masalah Narkotika Pemeritah dalam hal ini BNN tetap mengacu pada aturan dan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 bahwa Ganja adalah Narkotika Golongan I yang tidak boleh dikonsumsi atau diedaran secara gelap.

Demikian juga atas pertanyaan atas upaya  penanganan masalah narkoba, BNNP NTB dan seluruh jajaran akan terus melakukan sosialisasi sampai ke polosok pedesaan. ‘’Hal ini sudah kami lakukan bahkan dari awal tahun Program KKN Tematik Universitas Mataram yang tersebar sampai pelosok desa di Pulau Lombok. Menjadwalkan kami untuk melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba,’’ terangnya. Sosialisasi tidak saja dilakukan dengan tatap muka, tapi juga  melalui berbagai media mainstrem maupun media sosial.

‘’Kami memanfaatkan semua media karena di era sekarang yang merupakan era digital yang hampir dipakai oleh generasi milenial saat ini. Oleh karena itu, kesempatan ini, kami hadir dengan Tim lengkap. Ada kasi Pencegahan/Irfan, S.Sos sebagai komandan Informasi dan Edukasi serta Tim Humas yang dikomandani oleh Pak Charlie Nura,’’ tambahnya. Para peserta bisa menyampaikan informasi tentang bahaya narkoba melalui media sosial masing-masing.

Dalam upaya pemberantasan juga terus dilakukan. BNNP NTB tahun ini baru menangkap pelaku dengan barang bukti sabu 2 kg. Ini artinya upaya menekan demand atau permintaan dan suplay atau peredarannya berjalan seiring. Untuk menekan demand atas penyalahgunaan narkoba, BNNP NTB melakukan razia di tempat-tempat tertentu. Contohnya di beberapa warnet-warnet yang jam operasionalnya 24 jam.

Dari razia di tempat itu, BNNP NTB mendapati puluhan penyalahguna narkoba dan mirisnya terdapat anak usia sekolah/pelajar yang positif narkoba. ‘’Dan kami tindaklanjuti dengan merehabilitasi mereka,’’ cetusnya. Untuk itu BNNP NTB  mendorong seluruh masyarakat melapor ke tempat-tempat pelaporan penyalahgunaan narkoba seperti di klinik kantor BNN, RSUD, Puskesmas, Kantor Polisi atau di lembaga rehabilitasi Komponen Masyarakat. Dengan melapor diri bagi penyalahguna narkoba akan mendapatkan hak direhabilitasi secara gratis.

Bagi ke-19 Finalis yang mengikuti pembekalan itu, sekaligus akan dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba, yang diharapkan para finalis menjadi perpanjangan tangan BNNP NTB mampu mensosialisasikan tentang bahaya narkoba dan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat serta menjadi panutan bagi para generasi milenial tegas Sugianyar.

Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Humas dan Protokol Kabupaten Lombok Tengah dan Panitia Pemilihan Putri Mandalika tahun 2020. Disamping itu BNNP NTB juga bekerjasama dengan dengan Dinas Pariwisata Provinsi NTB untuk sosialisasi Bahaya Narkoba kepada ibu-ibu PKK Kabupaten Lombok Tengah melalui kegiatan pelatihan dasar SDM, pada 12 Februari 2020 yang juga menjadi rangkaian Festival Pesona Bau Nyale Road To Mandalika Motor GP 2021. Semua kesempatan event Bau Nyale ini kita manfaatkan untuk memberikan Informasi dan Edukasi kepada Masyarakat. (*)