BMKG Ingatkan Dampak Siklon Tropis “Paddy” di NTB

Ilustrasi Siklon Tropis Paddy (Sumber : Windy.com)

Mataram (Suara NTB) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) mengingatkan dampak siklon tropis Paddy di NTB. Siklon tropis Paddy dapat menyebabkan peningkatan curah hujan disertai angin kencang dan gelombang tinggi di NTB.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi ZAM, Cucu Kusmayancu, S.Kom., menjelaskan berdasarkan pemantauan monitoring TCWC Jakarta, adanya siklon tropis Paddy di Samudera Hindia bagian selatan Jawa Tengah. Tepatnya di 13.5 LS 108.1 BT dengan tekanan 995 mb dan kecepatan angin maksimum 40 knot atau 75km/jam. Siklon tropis Paddy terpantau bergerak dengan kecepatan 6 km/jam ke arah selatan menjauhi Indonesia.

Iklan

Menurut pemantauan TCWC Jakarta, kata Cucu,  siklon tropis Paddy dalam waktu 24 jam ke depan akan menurun bergerak ke arah barat. Dampak dari bibit siklon ini memberikan pengaruh tidak langsung terhadap pola cuaca di Indonesia khususnya di NTB berupa konvergensi dan belokan angin.

“Serta memberikan dampak peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang dan tinggi gelombang,” kata Cucu, Selasa, 23 November 2021.

Masyarakat NTB diimbau untuk mewaspadai fenomena cuaca ekstrem yang terjadi secara tiba-tiba seperti hujan lebat, angin puting beliung, angin kencang, dan peningkatan tinggi gelombang yang memicu terjadinya bencana hidrometeorologi. Kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan khususnya wilayah yang rentan dan berpotensi terjadi banjir dan longsor di NTB.  (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional