BMKG Bima Imbau Warga Waspadai Angin Kencang

Topan Primadi. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) Bima, terus memantau perkembangan cuaca sebulan terakhir. Kendati cerah berawan dan suhu udara berkisar 22-35 derajat celcius, kecepatan angin mengalami peningkatan hingga 30 Km/jam. Kondisi itu membuat tinggi gelombang laut mencapai 2 meter lebih.

Kepala BMKG Bima, Topan Primadi kepada Suara NTB, Selasa, 12 Oktober 2021 menyampaikan, saat ini angin kencang mempengaruhi tinggi gelombang laut di wilayah perairan Sape, khususnya bagian selatan. “Kondisi angin dominan dari arah selatan dengan kecepatan maksimum 30 Km/jam. Ini mempengeruhi tinggi gelombang laut,” ungkapnya.

Iklan

Menyusul tinggi gelombang laut ini diatas 2 meter, Topan Primadi mengingatkan agar nelayan tetap menaruh kewaspadaan, sebab kondisi tersebut mengancam keselamatan jiwa, pun berpotensi menimbulkan kerusakan perahu tangkap.

Disamping itu, masyarakat pesisir serta warga yang bermukim pada wilayah dataran tinggi, diimbaunya untuk tidak lengah. Pasalnya, tak menutup kemungkin terjadi gelombang pasang yang sewaktu-waktu menghatam perumahan warga pesisir. “Tidak hanya wilayah pesisir, tetapi semua wilayah Bima dan Dompu. Karena angin kencang yang terjadi saat ini bersifat merata,” jelasnya.

Dikatakan Topan Primadi, angin kencang yang disertai gelombang tinggi berpotensi terjadi hingga sepekan kedepan. Untuk itu, warga diminta tetap waspada, bila perlu menahan diri untuk melaut sementara waktu. Pun tetap berhati-hati saat melakukan aktifitas pembakaran sampah agar tidak sampai menimbulkan kebakaran. “Kami hanya bisa menghimbau untuk waspada. Prediksi kita angin kencang ini masih ada hingga beberapa hari kedepan,” pungkasnya. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional