BLT DD Berlanjut, Desa Disarankan Kedepankan Pemberdayaan

Hj. Martaniati (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB)-Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2021 ini berlanjut. Selama satu tahun ke depan, desa berkewajiban mengeluarkan DD untuk diberikan dalam bentuk tunai kepada masyarakat yang terdampak Corona Virus Disease (Covid-19). Desa-desa disarankan agar mengedepankan pemberdayaan masyarakat. Utamanya untuk pemulihan ekonomi di tengah situasi pandemi.

Hal ini dipaparkan Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan Dan Kekayaan Desa, Hj. Martaniati kepada Suara NTB, Kamis, 14 Januari 2021.

Iklan

Menurutnya, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Permendes PDTT), seluruh desa tahun 2021 ini tetap harus menyalurkan BLT DD tersebut. “Diutamakan yang sudah tidak bisa bekerja,” ungkapnya.

Nominal BLT DD ini Rp 300 ribu per bulan selama 12 bulan ke depan. Jumlah Kepala Keluarga (KK) yang akan diberikan itu diserahkan sepenuhnya kepada desa yang ditetapkan melalui mekanisme Musyawarah Desa (Musdes).

Jumlah penerima ini, sambungnya tidak harus sama dengan data penerima BLT DD tahun 2020 lalu. Mengenai jumlah penerima itu katanya bisa dievaluasi setiap sekali sebulan. “Itu penjelasan dari kementerian dan saya hanya mengulang lagi kalimatnya,” ucapnya.

Sebelumnya pada tahun 2020 lalu, semua bantuan kepada yang terdampak Covid ini tidak boleh dobel. Tahun 2021 ini, yang ditegaskan lagi tetap tak boleh ganda bantuan dari pusat. Kecuali bantuan dari pemerintah provinsi dan kabupaten.

Ditambahkan, akibat pandemi Covid ini ansih desa-desa memang sebagian besar tidak bisa melakukan kegiatan pembangunan fisik, karenanya, sesuai target sustainable development goals (SDGs), semau kegiatan pembangunan diarahkan ke pemberdayaan. (rus)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional