BKPSDM Bentuk Timsus Tangani Kasus Dugaan Kumpul Kebo Oknum Guru

M. Saleh Yasin. (Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bima, akhirnya membentuk Tim Khusus (Timsus). Dalam penanganan kasus dugaan kumpul kebo oknum guru PNS SDN 55 dengan pasangan selingkuh. Timsus tersebut meliputi jajaran BKPSDM, Dikbud dan Inspektorat.

Kepala BKPSDM Kota Bima, M. Saleh Yasin kepada Suara NTB di kantornya menjelaskan, setelah berkas hasil BAP Dikbud dikantongi, sesuai mekanisme yang ada pihaknya langsung membentuk tim penanganan khusus. “Mekanisme memang seperti itu. Saat ini tinggal menunggu tanda tangan SK-nya dari Walikota,” terangnya.

Iklan

Mengingat prosesnya baru pada tahap pembentukan Timsus, M. Saleh Yasin meyakinkan bahwa jajaran belum pernah melakukan pemeriksaan lanjutan, baik terhadap Najib Mubarok sebagai pelapor maupun istrinya RA (37) selaku terlapor.

BAP untuk pendalaman informasi terkait kasus dugaan RA kumpul kebo dengan pasangan selingkuh di sebuah kamar kos itu, hanya bisa dilakukan oleh Timsus. Meliputi jajaran BKPSDM, Dikbud dan Inspektorat, sementara SDN 55 Kota Bima, akan bertindak sebagai pihak yang akan dimintai keterangan tambahan. “Insya Allah pekan depan mungkin sudah bisa dilakukan pemanggilan untuk pemeriksaan,” ujarnya.

Mengingat perkara ini baru sebatas dugaan, ia menegaskan, BKPSDM belum bisa bersikap, seperti misalnya melarang oknum guru PNS RA mengajar di sekolah. BKPSDM bersama tim yang terbentuk akan bertindak setelah ada proses pembuktian.

Informasi yang dihimpun Suara NTB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bima, sudah memanggil oknum guru PNS SDN 55 Kota Bima. Pemanggilan RA (37) pada Senin, 30 Agustus 2021, untuk klarifikasi terkait kasus dugaan kumpul kebo dengan pasangan selingkuh di sebuah kamar kos. Tepatnya di Kelurahan Lewirato Kecamatan Mpunda.

Klarifikasi RA dan para pihak itu menghabiskan waktu sekitar dua hari. Karenanya, awal bulan kemarin berkas hasil BAP langsung dikirim ke BKPSDM. (jun)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional