BKN Tetapkan Jadwal SKB CPNS Pemprov Digelar 6 – 8 Desember

Syamsul Buhari (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan jadwal Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS Pemprov NTB digelar 6 – 8 Desember mendatang. Bagi peserta SKB yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil rapid antigen atau PCR, harus melapor ke panitia pada H-1 atau sehari sebelum jadwal SKB peserta bersangkutan. Jika tidak melapor, maka peserta dianggap mengundurkan diri.

“Pelaksanaan SKB pengadaan CPNS Pemprov NTB dijadwalkan mulai tanggal 6 sampai dengan 8 Desember 2021,” kata Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKD NTB, Drs. Syamsul Buhari, P.Si., M.Kes., dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 23 November 2021.

Iklan

Syamsul menyebutkan peserta SKB wajib membawa empat kelengkapan adminiatrasi. Yaitu, kartu tanda peserta ujian SKB yang dicetak berwarna, E-KTP, kartu deklarasi sehat dan surat hasil pemeriksaan PCR 3×24 jam atau rapid antigen 1×24 jam.

Bagi peserta SKB yang positif Covid-19 maka wajib melapor ke panitia dengan menunjukkan hasil swab PCR atau antigen pada H-1 dari sesi jadwal peserta beraangkutan. “Apabila tidak melapor maka dianggap mengundurkan diri,” tegas Syamsul.

Sebanyak 1.012 peserta yang berhak ikut SKB CPNS Pemprov NTB dari 3.840 orang yang memenuhi passing grade dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) beberapa waktu lalu. Jumlah peserta yang ikut SKD beberapa waktu lalu sebanyak 7.166 orang.

Jumlah formasi CPNS yang diperoleh Pemprov NTB tahun 2021 sebanyak 422 formasi. Namun, sebanyak 37 formasi nihil peserta yang berhak ikut SKB. Akibatnya, 37 formasi tersebut berpotensi tidak terisi.

Puluhan formasi yang nihil peserta berhak ikut SKB. Antara lain, 2 formasi teknisi gigi di RSUD NTB, satu formasi nutrisionis di RS. H.L. Manambai, dua formasi sanitarian di RSJ Mutiara Sukma.

Kemudian satu formasi penata anestesi di RSUD NTB, satu formasi dokter spesialis anak di RS. H. L. Manambai, satu formasi dokter spesialis mata di RS Mata NTB, tiga formasi perekam medis di RS. H. L. Manambai. Selanjutnya, satu formasi pranata sumber daya manusia di BKD NTB, satu formasi pranata sumber daya manusia di RS. H. L. Manambai.

Selain itu, satu formasi sanitarian di Dikes NTB, 18 formasi arsiparis di sejumlah OPD, satu formasi pengendali dampak lingkungan di Dinas LHK NTB, dua formasi penyuluh kehutanan di Dinas LHK NTB, dua formasi polisi kehutanan di Dinas LHK NTB.

Selanjutnya, satu formasi perencana untuk penyandang disabilitas di BPKAD NTB, satu formasi pengelola pengadaan barang dan jasa penyandang disabilitas di Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan satu formasi analis sumber daya manusia penyandang disabilitas di Dinas Kelautan dan Perikanan. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional