BKN Perpanjang Pendaftaran, 33 Formasi CPNS Pemprov Belum Ada Pelamar

Muhammad Nasir (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperpanjang batas waktu pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021. Semula, pendaftaran CPNS Pemprov NTB akan ditutup Rabu, 21 Juli 2021, BKN kemudian memperpanjang hingga 26 Juli mendatang.

Hingga Selasa, 20 Juli 2021, jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB tercatat sebanyak 5.849 orang. Namun masih ada 33 formasi CPNS yang belum ada pelamar, baik formasi tenaga kesehatan maupun tenaga teknis.

Iklan

‘’Iya, diperpanjang sampai tanggal 26 Juli berdasarkan surat resmi dari BKN. Dua-duanya diperpanjang, CPNS dan PPPK,’’ ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. Muhammad Nasir dikonfirmasi Suara NTB, Selasa, 20 Juli 2021.

Perpanjangan waktu pendaftaran CPNS dan PPPK tersebut, berdasarkan surat Plt Kepala BKN, Bima Haria Wibisana dengan No. 6201/B-KS.04.01/SD/K/2021, tanggal 19 Juli 2021. Perihal penyesuaian jadwal tahapan pelaksanaan seleksi calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2021.

Dalam surat Plt Kepala BKN tersebut, pengumuman seleksi ASN mulai 30 Juni – 14 Juli, pendaftaran seleksi ASN mulai 30 Juni – 26 Juli. Kemudian, pengumuman hasil seleksi administrasi mulai 2 – 3 Agustus, masa sanggah 4 – 6 Agustus, jawab sanggah 4 – 13 Agustus dan pengumuman masa sanggah, 15 Agustus 2021.

Nasir mengatakan, rata-rata hampir di seluruh Indonesia, animo masyarakat untuk mendaftar seleksi CPNS dan PPPK agak kurang. Sehingga banyak instansi yang masih sepi pelamar.

Dengan adanya perpanjangan waktu pendaftaran hingga 26 Juli mendatang, ia berharap semua formasi CPNS Pemprov NTB ada pelamarnya dan terisi. ‘’Masih ada sekitar 30-an formasi yang belum ada pelamar. Dengan perpanjangan pendaftaran ini, silakan bagi yang memenuhi syarat untuk mendaftar,’’ katanya.

Sebanyak 33 formasi CPNS Pemprov NTB yang belum ada pelamar, antara lain dokter gigi di RS Manambai dua formasi, dokter gigi di RSUD NTB satu formasi, dokter spesialis anak di RS Manambai satu formasi, dokter spesialis mata di RS Mata NTB satu formasi.

Kemudian, penata anestesi di RSUD NTB satu formasi, perekam medis di RS Manambai 3 formasi, analis SDM Aparatur di Dinas Kelautan dan Perikanan satu formasi, arsiparis di UPTD Balai Pelatihan Kesehatan, Diskop UKM, Dinas LHK, Disnakeswan, Sekretariat DPRD masing-masing satu formasi dan arsiparis di RSUD NTB 2 formasi.

Selain itu, perencana di BPKAD satu formasi penyandang disabilitas, arsiparis di Biro PBJ, Badan Penghubung, Dinas ESDM, DPMPD Dukcapil, Dinas Perhubungan, Disperkim, RS Manambai, dan RSUD NTB masing-masing satu formasi dan satu formasi penyandang disabilitas di Badan Penghubung. Selanjutnya, formasi penyuluh kehutanan dan polisi kehutanan di Dinas LHK masing-masing satu formasi, pranata SDM Aparatur satu formasi untuk penyandang disabilitas.

Dari 5.849 pelamar, sebanyak 3.309 orang dinyatakan memenuhi syarat (MS) dan 480 tidak memenuhi syarat (TMS). Masih ada 2.060 berkas lamaran yang belum diverifikasi.

Nasir mengatakan, ada beberapa hal sepele yang membuat pelamar dinyatakan TMS. Yaitu, kesalahan kualifikasi pendidikan dengan formasi. Jika pelamar sudah terlanjur mengupload syarat-syarat pendaftaran, kemudian kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan syarat formasi yang dibutuhkan, maka pelamar akan langsung TMS atau gugur. Pelamar yang dinyatakan TMS, sudah tidak bisa lagi mendaftar untuk formasi yang lain.

Kemudian, banyak pelamar yang salah dalam mengupload pas foto ketika mendaftar. Sesuai persyaratan yang dikeluarkan BKN, pas foto yang diupload pelamar menggunakan baju putih dengan latar belakang warna merah.

‘’Ada pelamar yang pakai jaket. Itu bisa menyebabkan gugur. Memang sepele kelihatannya, tapi berakibat fatal, menyebabkan gugur. Banyak yang mencoba-coba. Begitu daftar lagi sudah ndak bisa,’’ terang Nasir.

Dengan adanya perpanjangan pendaftaran menjadi kesempatan masyarakat NTB untuk ikut seleksi CPNS dan PPPK. Nasir memperkirakan, dengan perpanjangan pendaftaran ini, jumlah pelamar bisa menembus 7.000 orang.

‘’Untuk sementara, di NTB, paling banyak pendaftarnya di Kabupaten Bima. Antusiasmenya Bima luar biasa,’’ ungkapnya.

Dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021, Pemprov NTB sebelumnya telah mendapatkan jatah sebanyak 4.864 formasi. Terdiri 4.442 formasi guru PPPK dan 422 formasi CPNS. Sebanyak 422 formasi CPNS tersebut terdiri dari 271 formasi tenaga kesehatan dan 151 formasi tenaga teknis. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional