BKKBN NTB Sosialisasikan Pengembangan Program Lini Lapangan di Kampung KB

Kepala DP3APKB Loteng, H. Mulyardi Yunus, menyampaikan sambutan di hadapan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dra. Hj. Ermalena MHS dan Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Drs. L. Makripuddin, M.Si.

PERWAKILAN Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) NTB bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra. Hj. Erlama-lena, MHS, Sabtu (3/11) mengelar sosialisasi pengembangan program lini lapangan di kampung KB Semondah Jaya Desa Sengkerang Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah. Tujuannya mensosialisasikan sejumlah program lapangan yang akan maupun yang telah dilaksanakan. Terutama terkait program KB kepada masyarakat.

Adanya sosialisasi ini masyarakat memperoleh informasi  yang lengkap terkait program KB sekaligus bisa mendorong minat dan keinginan masyarakat untuk ikut program KB.  “Salah satu progam terkait KB yang saat ini tengah digalakkan ialah program kampung KB,” terang Kepala Perwakilan BKKBN NTB, Dr. Drs. L. Makripuddin, M.Si., di hadapan ratusan warga Desa Sengkerang.

Iklan

Menurutnya, banyak hal yang bisa dilakukan dengan keberadaan program kampung KB. Bukan hanya soal sosialisasi dan layanan KB semata. Tetapi lebih luas lagi, kampung KB bisa menjadi pioneer dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Karena di kampung KB, masyarakat diajarkan bagaimana bisa menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan secara mandiri. “Di Kampung KB masyarakat juga diajak untuk terus memupuk semangat gotong royong demi mewujudkan kualitas kesehatan yang lebih baik,” tambahnya.

Ke depan, ujarnya, jumlah kampung KB akan terus diperbanyak. Bahkan, target semua desa-desa di NTB sudah memiliki kampung KB dalam beberapa tahun ke depan. “Khusus untuk Loteng sendiri tahun 2017 lalu sudah memiliki 12 kampung KB dan tahun ini telah dicanangkan 13 kampung KB lagi,” imbuh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Pendudukan dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Loteng, H. Mulyardi Yunus.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Dra. Hj. Ermalena MHS, menjelaskan, program Kampung KB merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas keluarga. Dan itu semua dimulai dari desa. Apalagi sekarang ini, obsesi terbesar pemerintah saat ini bagaimana mewujudkan kemajuan bangsa, dimulai dari desa, sehingga banyak program pemerintah yang diturunkan langsung ke depan. Itu semua untuk bisa mempercepat kemajuan desa-desa. ‘’Termasuk dukungan Dana Desa (DD) itu juga merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan di desa,’’ ujar politisi PPP ini.

Dalam hal ini, ujarnya, diharapkan dengan dukungan Dana Desa, banyak program yang bisa dikerjakan oleh pemerintah desa. Yang pada akhirnya bisa mendorong peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan dan ekonomis masyarakat desa. “Kalau desa sudah maju, negara pastinya juga akan ikut maju. Sehingga penting untuk membangun desa,” tegasnya. (kir/*)