BKD Verifikasi Data Aset di ‘’Shopping Center’’

Mataram (Suara NTB) – Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkot Mataram terus bekerja menelusuri dugaan penjualan aset di Shopping Center. Dokumen berupa sertifikat telah dikantongi. Selanjutnya, tim segera melakukan verifikasi terhadap data awal tersebut.

Kepala BKD Kota Mataram, Drs. H. M. Syakirin Hukmi dikonfirmasi baru – baru ini mengakui, ada beberapa aset dikembalikan pada posisi proses sesuai hak pengelolaan lahan. Pihaknya telah melihat sertifikat memenuhi syarat yang kemudian dilakukan penelusuran apakah benar aset dimiliki berdasarkan sertifikat. Tim nanti akan menganalisasi apakah sertifikat itu termasuk hak guna bangunan (HBG) di atas HPL.

“HGB di atas boleh saja,” kata Syakirin.

Beberapa aset di Shopping Center di depan eks RSUP NTB diduga telah lama dijual. Aset sebelumnya pasar tradisional yang kini jadi pusat pertokoan disinyalir telah jadi hak milik. Namun demikian, Syakirin menolak berkomentar apakah benar pernah ada transaksi jual beli.

Untuk mengetahui detail historis keberadaan aset itu menurut dia, prosesnya terlalu panjang. Sebab, keberadaan aset Shopping Center ini jauh sebelum ia mengurusi permasalahan aset di Mataram. “Kita tidak tahu karena aset ini ada sebelum terbentuknya Kota Mataram,” paparnya.

Syakirin mengaku harus berhati – hati berkomentar mengenai aset di Shopping Center itu, karena harus memegang data utuh dulu. Disampaikan, tim nanti akan kembali bekerja menelaah data dimiliki. Sebab, ada beberapa pemilik ruko tidak menghadiri rapat, sehingga jadi kendala dilakukan penelusuran.

” Kemarin ada yang belum datang. Apakah memang bersangkutan tidak terima surat ataukah sengaja tidak mau hadir. Nanti saya cari tahu di Pak Sekretaris,” jawabnya. (cem)