BK Dinilai Lamban Usut Dugaan Perselingkuhan Oknum Dewan

Kota Bima (Suara NTB) – Dugaan perselingkuhan oknum anggota DPRD Kota Bima inisial, Sf, dengan oknum anggota Polres Bima Kota, Ew, yang diproses oleh Badan Kehormatan (BK). Rupanya, hingga kini belum ada hasilnya. Bahkan dianggap oleh sebagian masyarakat, tidak berujung.

Hal itu disampaikan anggota DPRD Kota Bima, Nazamuddin, dalam rapat paripurna, di aula utama DPRD setempat, Kamis, 20 Juli 2017. Nazamuddin, meminta pimpinan dewan agar segera berkoordinasi BK, untuk mengetahui sejauhmana hasil pemeriksaannya.

Iklan

“Saya meminta pimpinan dewan untuk segera berkoordinasi dengan BK, terkait pemeriksaan dugaan perselingkuhan ini,” katanya.

Diakuinya, persoalan tersebut seringkali dipertanyakan oleh masyarakat. Mempertanyakan sejauh mana perkembangan proses pemeriksaannya. Bahkan DPRD, juga dianggap tidak mampu menyelesaikannya. “Persoalan ini memunculkan opini publik yang tidak baik dimata masyarakat,” katanya.

Anggota Komisi III ini menilai, penanganan kasus tersebut sangat lamban. BK yang memproses masalah itu, harus segera menyampaikan apapun hasil akhirnya. Sehingga tidak dianggap yang lain oleh masyarakat.

“Apapun hasilnya harus disampaikan dalam rapat paripurna, jangan digantung. Ini juga menyangkut krediblitas atau marwah lembaga,” katanya.

Bagaimana tanggapan Ketua DPRD Kota Bima, Ferry Sofyan, SH? Ferry mengapresiasi pertanyaan tersebut. Akan tetapi, dirinya meminta agar memberikan kesempatan BK untuk bekerja sesuai aturan dan mekanisme. Tanpa ada intervensi.

Meski demikian, politisi PAN ini, berjanji akan menindaklanjutinya, dengan melaukan koordinasi dengan anggota BK. Agar mengetahui sejauhmana hasilnya sehingga bisa disampaikan dalam rapat paripurna. “Dalam waktu dekat kami akan berkoordinasi. Supaya masalah ini ada keputusan final,” pungkasnya. (uki)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional