Bina Pemuda dan IRT, PLN Beri Pelatihan Sablon dan Pengolahan Hasil Laut

Bina Pemuda dan IRT, PLN Beri Pelatihan Sablon dan Pengolahan Hasil Laut

Mataram (Suara NTB) -PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) dalam bentuk pelatihan sablon untuk pemuda dan pelatihan pengolahan hasil laut yang ditujukan kepada ibu-ibu rumah tangga di sekitar site pembangunan PLTMG Lombok Peaker, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Ampenan, Mataram, Rabu, 9 September 2020 kemarin.

Sebanyak 25 orang peserta pelatihan yang merupakan ibu-ibu rumah tangga dan istri-istri nelayan di sekitar Kelurahan Tanjung Karang dituntut kreativitasnya membuat hasil olahan ikan laut, dalam bentuk abon ikan, nugget, tekwan, dan pempek. Tak hanya itu, para peserta pelatihan juga dilatih dan diedukasi tentang tata cara pengemasan produk serta pemasaran produk ke masyarakat luas.

Iklan

Pelatihan dilaksanakan sejak tanggal 8 Sptember 2020 sampai tanggal 9 September 2020. Kegiatan selama dua hari ini dengan melibatkan instruktur yang didatangkan langusng dari Indonesia Chef Association (ICA).

Pada kesempatan yang sama, para pemuda Kelurahan Tanjung karang sebanyak 10 orang juga mendapatkan pelatihan sablon. Pelatihan sablon ini dilakukan langsung oleh anggota dari Komunitas Orang Indonesia, dan dilaksanakan sejak tanggal 8 September 2020.

Para peserta pelatihan sablon di edukasi mengenai pengenalan alat dan bahan, teknik dasar, dan praktik langsung dengan desain yang disiapkan sendiri oleh para peserta. Pada ujung pelatihan tersebut, para peserta berkesempatan menerima bantuan peralatan sablon sebagai wujud keseriusan pengembangan potensi pemuda yang ada di Mataram.

Manajer Pertanahan dan Komunikasi UIP Nusra, Bondan Gustaman mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian PLN terhadap masyarakat di sekitar site pembangunan PLTMG Lombok Peaker.

“Tidak hanya membangun pembangkit tenaga listrik yang nantinya mampu menerangi Pulau Lombok, dan menyuplai kebutuhan pengembangan pariwisata di Lombok, kami juga berusaha mengembangkan potensi insani masyarakat sekitar, dengan memberikan pelatihan-pelatihan, dan bantuan peralatan untuk meningkatkan produktivitas dan perekonomian masyarakat sekitar tentunya,” kata Bondan.

Diharapkan, ke depan pelatihan yang diberikan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar, dan dapat mencetak wirausahawan-wirausahawan baru, dan para peserta pelatihan saat ini menjadi lebih produktif dan tentunya dapat menguatkan perekonomian keluarga dan lingkungannya. “Kegiatan-kegiatan seperti ini akan tetap dilaksanakan oleh PLN,” demikian ujar Bondan. (bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here