Bima Masuk Kawasan Proyek Strategis Nasional

Bima (Suara NTB) – Kabupaten Bima masuk dalam rancangan kawasan proyek strategis nasional dan program prioritas di NTB. Khusus untuk pengembangan dan pembangunan sarana dan prasarana transportasi.

Demikian dikatakan Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bima, Drs. H. Muzakkir kepada Suara NTB, Kamis, 9 Maret 2017. Kata dia, rancangan tersebut bahkan telah disetujui dan akan didukung penuh oleh Presiden RI, Ir. Jokowi Widodo.

Iklan

Diakuinya dukungan itu diketahui saat Gubenur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan didampingi Kepala Bappeda NTB dalam rapat terbatas dengan Presiden beserta sejumlah Kementerian terkait di Jakarta pada akhir Februari lalu.

Muzakkir menjelaskan rancangan pembangunan sarana, yakni jalan di kawasan SAMOTA atau jalan lingkar utara pulau Sumbawa. Yang dimulai dari Kabupaten Sumbawa Besar, Ai Ban, Banggo Labuhan Kananga Kore Bajo hingga Sila Kabupaten Bima

“Panjangnya sekitar 188, 45 kilometer. Menelan biaya sekitar Rp 2 triliun lebih,” ujarnya.

Sementara untuk saranan transportasi, yakni pengembangan dan perluasan bandar udara sultan M. Salahudin, yang lokasinya berada di desa Belo Kecamatan Palibelo. Runway-nya akan diperpanjang dari 1.600 meter menjadi 2.100 meter.

“Biayanya Rp 200 miliar. Serta pengalihan aliran sungai Palibelo yang menelan biaya Rp100 miliar,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here