Bima Berencana Ubah Status PDAM Jadi Perseroda

Suasana pertemuan antara Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, Direktur PDAM Kabupaten Bima, H. Khaerudin, Kabag Ekonomi Setda Bima Hariman, dengan Tim BPKP Provinsi NTB, terkait perubahan status PDAM atau pendirian Perseroda, di ruang Bupati Bima, akhir pekan kemarin.(Suara NTB/Ist)

Bima (Suara NTB) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima berencana akan mengubah status badan hukum Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) menjadi PT Air Minum Regional Bima (Perseroda).

Rencana pengubahan itu diawali pertemuan antara Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, Direktur PDAM Kabupaten Bima, H. Khaerudin, ST, MT, Kabag Ekonomi Setda Bima Hariman SE, M.Si, dengan Tim BPKP Provinsi NTB, di ruang Bupati Bima, akhir pekan kemarin.

Kabag Ekonomi Setda Bima, Hariman SE, M.Si, mengatakan perubahan  status PDAM ataupun pendirian Perseroda Pemkab Bima akan bekerjasama dan meminta dukungan  Pemerintah Kota (Pemkot) Bima.

“Kita juga minta dukungan legislatif karena nantinya perubahan status dan pendirian Perseroda ditetapkan dalam bentuk Peraturan Daerah (Perda),” katanya.

Jika semuanya sudah tuntas, disetujui serta ada dukungan dari Pemkot Bima, Pemkab Bima lanjut Hariman akan  langsung menyusun program pembentukan Perda (propemperda) tahun 2021 mendatang.

“Setelah itu bakal ada MOu tentang kesepakatan pendirian PT. Air Minum Regional ini,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE mengaku pihaknya berkomitmen membantu serta memulihkan PDAM. Ia meminta Kabag Ekonomi dan Direktur PDAM segera berkoordinasi menuntaskan persoalan dari bawah. “Melakukan pertemuan dengan Pemkot Bima serta melaporkan setiap progres yang dicapai,” ujarnya.

Bupati mengaku dirinya tidak ingin PDAM lama-lama vakum dan tidak memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama Pemerintah Daerah yang setiap tahun memberikan penyertaan modal. “Pendirian Perseroda ini juga butuh dukungan semua pihak segera terealisasi,” ujarnya.

Disamping itu, Ia juga berharap pasca perubahan status atau pendirian Perseroda nanti, pengelolaan bisa menjadi lebih baik lagi dan sehat. Melayani kebutuhan air masyarakat Kota dan Kabupaten Bima. “Kita harapkan kedepan tidak ada lagi persoalan dan masalah yang dihadapi,” pungkasnya. (uki)