Bikin Heboh di Dasan Agung, Bule Cantik Asal Finlandia Diamankan

Mataram (suarantb.com) – Setelah bikin geger di jalan Langko depan Kejati NTB, bule cantik asal Finlandia kembali berulah. Ia menjadi tontonan Warga Dasan Agung, Kota Mataram. Bule yang diketahui bernama Johanna Karoliina ini (bukan Johanna Jouharn seperti diberitakan sebelumnya) diduga mengalami stres dan bertingkah layaknya orang gila. Dari Motel Langko 48 tempatnya menginap, Johanna menelusuri jalan di Dasan Agung, Rabu, 5 Oktober 2016.

Johanna sempat berhenti di depan salah satu masjid di Repoq Bebek, Dasan Agung. Ia kemudian menyuruh salah seorang warga memperbaiki gelang pada kakinya. Kejadian ini langsung membuat banyak warga berdatangan ingin menyaksikan tingkah lakunya.

Iklan

Sejumlah wartawan sempat mencoba berkomunikasi dengannya. Namun Johanna mengaku tidak dapat menjawab, dikarenakan mengalami gangguan pendengaran. Anehnya, ia bisa dengan lancar menjawab saat ditanya petugas polisi. Johanna sempat berekspresi layaknya model saat wartawan mencoba mengambil gambar.

Sebelumnya, Johanna diketahui mengambil pisang pada sebuah warung tanpa membayarnya. Saat ditanya petugas polisi, Johanna hanya mengaku bahwa pisang tersebut diberikan kepadanya tanpa dimintai bayar. Polisi kemudian menjelaskan bahwa pisang yang diambilnya bukan gratis, melainkan harus dibayar.

2-3

Johanna Karoliina, bule asal Finlandia yang membuat kehebohan di Dasan Agung Baru, Mataram, Rabu, 5 Oktober 2016.  (suarantb.com/szr) 

“Tidak. Dia kasi saya secara gratis. Buktinya, saat saya mengambilnya, dia (pedagang) cuma senyum-senyum saja, tidak marah,” terang seorang anggota polisi memperagakan perkataaan Johanna kepadanya.

Johanna menjadi tontonan warga kampung. Beberapa warga yang menegurnya sempat digoda oleh Johanna. Dengan menggunakan pakaian tipis dan terbuka, Johanna melambaikan senyumnya pada setiap warga yang menyaksikannya.

Di tengah jalan, Johanna berjoget ria tanpa diiringi musik. Layaknya berada di bar, Johanna terlihat gembira menggoyangkan tubuhnya di depan warga kampung. Beberapa warga yang menggodanya dibalas dengan kedipan matanya.

Beberapa anggota polisi dari Polres Mataram mencoba untuk membujuknya kembali ke tempat penginapan, namun ia tidak mau. Beberapa lama di Dasan Agung, akhirnya pihak kepolisian berkoordinasi dengan kantor Imigrasi kelas I Mataram.

Pantauan suarantb.com, bule yang berusia 28 tahun tersebut sempat mengamuk saat dibawa menggunakan mobil patroli. Namun polisi dapat menenangkannya. Tiba di kantor Imigrasi, Johanna sempat menolak untuk dibawa ke dalam. Namun polisi kembali dapat membujuknya untuk masuk. (szr)