‘’Bike Park’’ Internasional Dibangun di Meninting

llustrasi Bike Park. (Sumber : Pixabay)

Bike Park bertarap internasional tengah dibangun di kawasan Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat. Proyek senilai Rp 17miliar ini dibangun terintergrasi dengan penataan kawasan Senggigi yang akan dilakukan Pemda tahun ini.

Untuk menunjang akses menuju bike park ini, Pemda Lobar akan membebaskan lahan di sekitar sepadan pantai tersebut dengan lebar 6-8 meter. Sedangkan untuk pembangunan fisik talud sempadan pantai dilakukan oleh BWS.

Iklan

Bupati bersama OPD dan jajaran terkait telah membahas hal ini Rabu, 5 Agustus 2020 kemarin di Kantor Dinas PUPR.

Kepala Dinas PUPR Lobar, Made Arthadana mengatakan sesuai arahan bupati pembangunan bike park supaya mengarah padan pengembangan kawasan Meninting. Setelah terkoordinasi dengan provinsi, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) dan BWS ternyata masing-masing punya perencanaan. Termasuk Pemda Lobar. Hal inilah kata dia yang dibahas untuk sinkronisasi.

Areal bike park inipun milik provinsi seluas 2,7 hektar sudah memilki desain. Tahun lalu provinsi mulai membangun kawasan itu dengan nilai Rp 1,6 miliar. Tahun 2020 ini masuk dana APBN Rp 17 miliar melalui BPPW untuk pembangunan melanjutkan provinsi.

‘’Pak Bupati mengarahkan perencanaan pengembangan harus terintegrasi dengan kawasan Meninting,’’ jelasnya. Untuk Pemkab Lobar, diharapkan untuk membebaskan lahan agar bagian bike park langsung pemandangan pantai.

Untuk integrasi perencanaan, pihak Pemda juga memilki desain perencanaan gerbang kawasan Senggigi dan open stage yang tahun ini tertunda pembangunannya akibat rasionalisasia anggaran. Selain itu Pemda diminta melakukan penataan sempadan pantai menuju ke muara.

‘’Ini juga dibahas. Provinsi berharap ada dukungan Pemda untuk melakukan penataan sempadan pantai,’’ ujarnya. Di sempadan ini pun Pemda memiliki desian yang dibuat dua tahun Lalu. Untuk penataan ini dibutuhkan  lahan sehingga warga yang disekitar lokasi itu perlu direlokasi. Pemda kata dia akan mengupayakan pembebasan lahan dan penataan sepedan bisa tahun 2021

Dalam pembangunan sempadan inipun BWS akan membantu penadanaan. ‘’Tapi kita diminta membebaskan lahan,’’ katanya. Karenanya lebar sempadan pantai ini diupayakan 6-8 meter hingga ke muara dan terkoneksi dengan bike park.

Bahkan kata dia penataan akses sempadan pantai ini akan dibangun sampai kawasan wisata Tanjung Bias dan Hotel Jayakarta. Karena itulah lanjut dia, dibagi tugas bagiamana mengintegrasikan perencanaan ini. Sehingga bupati memerintahkan dibentuk tim teknis lintas dengan provinsi, BWS dan pihak terkait.  Di tempat ini nanti tidak saja untuk sepeda, juga triathlon, voli pantai dan lainnya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here