Bibit Bawang Bantuan di Bima Diduga Dijual

Bima (Suara NTB) – Sekitar tujuh ton bibit bawang merah bantuan pemerintah yang diterima oleh dua kelompok tani (Poktan) di Desa Sai Kecamatan Soromandi diduga tidak tepat sasaran. Pasalnya bantuan untuk petani itu diduga dijual oleh ketua Poktan ke warga lain.

Kepala Dusun setempat, Nurdin kepada Suara NTB, menuturkan adanya dugaan praktek tersebut. Diketahui setelah beberapa anggota poktan yang juga warganya melaporkan hal itu kepada dirinya.

Iklan

“Pada saat bantuan diterima hingga kini warga saya yang tergabung dalam anggota Poktan ini tidak ada yang menerima satu kilopun,” katanya akhir pekan kemarin.

Menurut dia, di dusun setempat terdapat dua Poktan yakni So Jati I dan So Sangari II. Berdasarkan keterangan dari warganya, kedua kelompok ini menerima bantuan bibit bawang masing-masing tiga dan empat ton.

“Anehnya lagi salah satu ketua dari dua Poktan ini tidak memiliki lahan untuk menanam bawang. Tidak punya lahan kok bisa mendapat bibit bantuan,” katanya heran.

Diakuinya, bibit bawang tersebut dijual oleh ketua poktan kepada warga setempat dan pengepul dengan kisaran harga Rp 2,8 juta hingga Rp 3 juta per 100 kilo. Oleh karena itu, mewakili warganya, Nurdin berharap SKPD terkait dan Pemerintah Daerah segera melakukan pengecekan.

“Kami berharap pihak-pihak terkait turun ke lapangan untuk memastikan apakah bantuan itu tepat sasaran atau disalahgunakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Disperbun) Kabupaten Bima, Ir. Rendra Farid mengatakan, pihaknya akan mengecek praktik tersebut di lapangan. “Akan diatensi, saya sudah perintahkan UPT Soromandi segera ke lokasi,” katanya.

Selain itu, Farid menyarankan kepada anggota Poktan atau warga agar melaporkan hal itu kepada aparat kepolisian, disertai dengan barang bukti. Sebab menurut dia, praktik tersebut melanggar aturan dan menyalahi prosedur penyaluran bibit.

“Ini sangat merugikan petani bawang, karena bantuan ini diperuntukkan bagi petani bukan untuk diperjualbelikan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri meminta anggota poktan penerima bibit bawang yang tidak mendapatkan bantuan, agar melaporkan kepada pihaknya supaya ditindak dan diproses.

“Kami sarankan agar segera melapor biar bisa diproses,” pungkasnya. (uki)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional