Biaya Umrah Diperkirakan Naik

KH. Zaidi Abdad (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB telah mendapatkan informasi bahwa Pemerintah Arab Saudi akan membuka ibadah umrah untuk jemaah luar negeri termasuk Indonesia mulai 1 November mendatang. Namun, Kanwil Kemenag NTB masih menunggu regulasi dari Kemenag Pusat terkait standard operating procedure (SOP) pemberangkatan jemaah umrah, termasuk mengenai biaya yang diperkirakan akan bertambah atau naik.

Karena jemaah umrah yang akan diberangkatkan pasti akan diharuskan melakukan tes swab Covid-19. Untuk memastikan jemaah umrah yang diberangkatkan ke Arab Saudi benar-benar tidak terpapar virus Corona.

Iklan

‘’Intinya apa yang disampaikan oleh kerajaan Arab Saudi bahwa 1 November umrah sudah dibuka untuk negara-negara termasuk Indonesia. Tapi kita masih belum tahu persis berapa pembatasan (jemaah) yang dilakukan,’’ kata Kepala Kanwil Kemenag NTB, Dr. KH. Zaidi Abdad, M. Ag., dikonfirmasi di Mataram, Senin, 5 Oktober 2020.

Ia menjelaskan, biasanya untuk pelaksanaan ibadah umrah tidak ada pembatasan jumlah jemaah, seperti ibadah haji. Namun, karena pandemi Covid-19, kemungkinan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan membatasi jumlah jemaah umrah.

‘’Kalau dibatasi oleh Saudi, maka yang mengatur adalah Kementerian Agama. Bagaimana caranya. Tergantung nanti, kita tunggu regulasi dari Kementerian Agama,’’ katanya.

Zaidi Abdad menambahkan, pihaknya juga masih menunggu regulasi lebih lanjut dari Kemenag Pusat, terkait dengan biaya umrah. Ia memperkirakan biaya umrah akan bertambah atau terjadi kenaikan di masa pandemi saat ini.

‘’Tambahan biaya kayaknya juga ada. Tapi nanti diatur sama travel masing-masing. Kalau ada tes swab kepada jemaah, mungkin akan dimintai agen travel masing-masing. Menambah biaya juga,’’ imbuhnya.

Mengenai ratusan jemaah umrah NTB yang gagal berangkat beberapa waktu lalu. Zaidi Abdad mengatakan semua jemaah yang sudah mendaftar di masing-masing travel harus diberangkatkan.

‘’Tentunya juga, kalau dia sudah mendaftar harus berangkat. Umrah ini tergantung masing-masing travel. Apakah bisa diberangkatkan atau tidak tergantung travelnya,’’ tandasnya. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional