Berwisata Sambil Main Musik di Bale Jukung

Tanjung (Suara NTB) – Saat ini masyarakat menjadi semakin kreatif untuk menjadikan tempatnya sebagai destinasi wisata. Hal ini menjadi sangat menarik, karena itu tidak terlepas dari kearifan lokal masyarakat setempat.

Hal ini juga akan menambah daftar destinasi yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Salah satunya Bale Jukung di Kabupaten Lombok Utara yang kini menjadi destinasi wisata alternatif bagi wisatawan yang gemar bermain musik.

Iklan

“Tempatnya sangat menarik dan wisatawan juga bisa menyalurkan hobinya bermain musik,” kata wisatawan asal Kota Mataram Muhammad Nur, Sabtu, 14 Oktober 2017.

Di lahan seluas enam are, pengunjung bisa bermain musik atau sekadar menyaksikan para musisi lokal yang asyik berlatih dalam suasana penuh kekeluargaan. Berbagai alat musik, mulai dari gitar, jimbe, suling, bass, hingga handrum-alat musik khas Irlandia-bisa dimainkan para pengunjung.

Bale Jukung merupakan buah karya kreativitas Midi. Musisi yang sudah belasan tahun melanglang buana dari satu kafe ke kafe lain di Bali, menginginkan Bale Jukung sebagai wadah bagi para pemuda untuk menyalurkan hobi bermusik.

Selain menjadi sarana orang dewasa bermain musik, Bale Jukung juga menjadi wadah belajar musik bagi anak-anak sekitar setiap dua kali dalam sepekan. Meski belum genap setahun, Bale Jukung tak pernah sepi dari pengunjung, baik warga sekitar maupun wisatawan mancanegara. Terlebih saat jam sesion yang rutin digelar setiap malam minggu.

Komunitas Bale Jukung sendiri terbentuk atas kesamaan minat akan mengkombinasikan alat musik, baik tradisional dan modern.

Nama Bale Jukung memiliki arti rumah perahu. Tak heran jika pengunjung menemui banyak perahu yang berada di dalam area. Maklum saja, lokasi Bale Jukung sendiri berada hanya sekitar 150 meter dari Pantai Sorong Jukung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.

Selain bermusik, pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam di Pantai Sorong Jukung. Bale Jukung juga menyiapkan dua kamar homestay yang bisa dimanfaatkan para pengunjung dengan tarif Rp 250 ribu hingga Rp 300 ribu per malam. (lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here