Bertambah, Jumlah Pasien Positif Corona di Lotim

Ilustrasi Penyebaran Covid-19 (Pixabay)

Selong (Suara NTB) – Setelah sempat tidak ada kasus positif Covid-19 di Lombok Timur (Lotim), kembali muncul dua kasus baru di Keruak dan Sakra.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Lotim, Dr. Pathurrahman saat dikonfirmasi, Minggu, 5 Juli 2020, mengharapkan  masyarakat Lotim terus waspada, karena masih terus terjadi penularan.

Iklan

Dari penambahan kasus tersebut jumlah yang terkonfirmasi positif di Lotim saat ini mencapai 132 kasus dan sudah dinyatakan sembuh sebanyak 100 orang. Sisanya 30 orang yang saat ini masih dirawat. Namun, hingga Minggu sore, belum ada laporan penambahan jumlah kasus yang meninggal dunia.

Sekretariat Gugus Tugas, Budiman Satriadi yang juga Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan Lotim menambahkan, sesuai rilis Provinsi NTB, penambahan kasus baru ini terjadi di  Keruak, Sakra dan Aikmel.

Khusus Sakra dan Keruak, kata Budiman dua orang positif tersebut adalah warga Lotim dari keterangan Kartu Tanda Penduduk. Akan tetapi, dua orang tersebut tidaklah tinggal di Lotim. “KTP memang di Lotim tapi tidak tinggal di Lotim,” tegasnya.

Kedua pasien Covid yang baru itu tinggal di Lombok Barat dan Mataram. Gugus Tugas Lotim ini pun tidak perlu melakukan menelusuri lebih jauh soal keberadaan dua orang tersebut. Tinggal satu lagi, warga Kalijaga yang menjadi pekerjaan gugus tugas untuk ditindaklajuuti lebih jauh.

Diketahui, Bupati Lotim sudah pernah meminta pendataan berdasarkan domisili dan bukan berdasarkan keterangan KTP. Akan tetapi, karena aturan provinsi kata Budiman, sehingga laporannya tetap masuk atas nama Lotim.

Dalam hal ini, pihaknya menyaranan agar warga Lotim meningkatkan kewaspadaan dan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti pakai masker dan mencuci tangan.

Diakui Budiman, saat ini terkesan masyarakat sudah cuek menghadapi Covid-19 dan diperlukan upaya lebih intensif lagi untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat terhadap bahaya Covid-19. (rus)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional