Bertambah 96 Kasus Baru, Dompu Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Minggu, 7 Februari 2021. (Sumber : Dinas Kesehatan NTB)

Mataram (Suara NTB) -Satgas Covid-19 Provinsi NTB melaporkan tambahan 96 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 109 pasien sembuh dan 3 kasus kematian baru, Minggu, 7 Februari 2021. Dari tambahan kasus baru tersebut, Kabupaten Dompu penyumbang kasus terbanyak, yaitu 29 orang.

Kemudian disusul Lombok Barat 17 orang, Kota Mataram 15 orang, Lombok Timur dan Sumbawa Barat masing-masing 8 orang, Sumbawa 7 orang, Lombok Tengah 3 orang, Kota Bima 2 orang, Bima satu orang dan warga luar NTB 6 orang.

Iklan

Wakiil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., mengatakan debgan penambahan tersebut maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 8.188 orang. Dengan perincian 6.556 orang sudah sembuh, 35 meninggal dunia, serta 1.281 orang masih positif.

Ia menjelaskan, pada hari ini, Minggu, 7 Februari 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Dr. R Soedjono Selong, Laboratorium PCR Klinik Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD Dompu sebanyak 214 sampel. Dengan hasil 107 sampel negatif, 11 sampel positif ulangan, dan 96 sampel kasus baru positif Covid-19.

Sedangkan tiga pasien yang meninggal dunia, sebut Sekda NTB ini, yaitu pasien nomor 5296, an. BM, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid. Kemudian, pasien nomor 6705, an. SS, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien memiliki penyakit komorbid.
Dan pasien nomor 7857, an. ALB, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien memiliki penyakit komorbid. Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi poristif.
“Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota untuk melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19,” pintanya.

Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 15.432 orang dengan perincian 570 orang (3,7%) masih dalam isolasi, 90 orang (0,6%) masih berstatus probable, 14.772 orang (95,7%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 53.637 orang, terdiri dari 3.893 orang (7,3%) masih dalam karantina dan 49.744 orang (92,7%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 109.959 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 727 orang (0,7%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 109.232 orang (99,3%). (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional