Bertambah 61 Kasus Baru, Kota Mataram Penyumbang Tertinggi

Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Selasa, 16 Februari 2021. (Sumber : Satgas Covid-19 Provinsi NTB)

Mataram (Suara NTB) – Satgas Covid-19 Provinsi NTB kembali melaporkan tambahan 61 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 dan 62 pasien sembuh, Selasa, 16 Februari 2021. Dari tambahan tersebut, Kota Mataram penyumbang tertinggi sebanyak 26 orang.

Sedangkan sisanya dari Kota Bima 8 orang, Lombok Timur 6 orang, Lombok Utara dan Sumbawa masing-masing 5 orang, Lombok Barat 3 orang, Lombok Tengah 2 orang dan warga luar NTB 6 orang.

Iklan

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., mengatakan dengan tambahan tersebut maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 8.810 orang. Dengan perincian 7.312 orang sudah sembuh, 369 meninggal dunia, serta 1.129 orang masih positif.

Gita menjelaskan, pada hari ini, Selasa, 16 Februari 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD Selong, Laboratorium PCR Klinik Prodia, Laboratorium PCR RS Bhayangkara Mataram, dan Laboratorium PCR RSAD Wirabhakti Mataram sebanyak 206 sampel. Dengan hasil 139 sampel negatif, 6 sampel positif ulangan, dan 61 sampel kasus baru positif Covid-19.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi poristif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota untuk melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.
Hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 16.030 orang dengan perincian 538 orang (3,4%) masih dalam isolasi, 80 orang (0,5%) masih berstatus probable, 15.412 orang (96,1%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 57.473 orang, terdiri dari 3.265 orang (5,7%) masih dalam karantina dan 54.208 orang (94,3%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 110.260 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 479 orang (0,4%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 109.781 orang (99,6%).
Sekda NTB ini mengajak masyarakat terus waspada terhadap penyebaran Covid-19, yakni dengan patuh dan taat menerapkan protokol kesehatan. Selalu gunakan masker ketika beraktivitas diluar rumah, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kepada pengelola fasilitas publik, perkantoran dan pengelola tempat kegiatan usaha agar menyiapkan fasilitas pencegahan Covid-19 serta secara berkala menghimbau untuk mematuhi protokol Kesehatan.

Hingga 16 Februari 2021, kata Gita, vaksinasi Covid-19 tahap I dan II di Nusa Tenggara Barat telah diberikan kepada 27.791 orang. Dengan rincian vaksinasi I sejumlah 21.976 orang dan vaksinasi II sejumlah 5.815 orang. Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk memudahkan proses tracing Covid-19 serta dengan kesadaran kolektif bersedia dan siap untuk divaksin.
“Hal ini diperlukan untuk mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga risiko paparan Covid-19 di Provinsi NTB dapat ditekan seminimal mungkin,” ucapnya. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional