Bertambah 5 Orang, Kasus Baru Covid-19 di NTB Turun Tajam

Sebaran penambahan kasus baru dan pasien sembuh, Sabtu, 20 Juni 2020. (Sumber : Pemprov NTB)

Mataram (Suara NTB) – Kasus baru positif Covid-19 di NTB, Sabtu, 20 Juni 2020, turun tajam. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat penambahan kasus baru hanya 5 orang. Sehari sebelumnya, penambahan kasus baru positif Covid-19 di NTB sebanyak 29 orang. Selain adanya tambahan 5 kasus baru, Gugus Tugas juga mengatakan ada tambahan 7 pasien yang sembuh dari Covid-19.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan dengan adanya tambahan 5 kasus baru, 7 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 1.056 orang.
“Dengan perincian 723 orang sudah sembuh, 44 meninggal dunia, serta 289 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” kata Gita, Sabtu malam, 20 Juni 2020.

Iklan

Ia menjelaskan pada Sabtu, 20 Juni 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD H.L. Manambai Abdulkadir, sebanyak 130 sampel. Dengan hasil 107 sampel negatif, 18 sampel positif ulangan, dan 5 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 1052, inisial Tn. N, laki-laki, usia 55 tahun, penduduk Desa Terong Tawah, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1053, inisial Ny. LW, perempuan, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1054, inisial Ny. M, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Murbaya, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1055, inisial Tn. S, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Sayang Sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Unram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1056, inisial Tn. AA, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Unram dengan kondisi baik.

Sedangkan 7 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Yaitu pasien nomor 358, inisial Ny. S, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pasien nomor 507, inisial An. MAZQ, laki-laki, usia 6 tahun, penduduk Kelurahan Mataram Barat, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 736, inisial An. DFAM, perempuan, usia 12 tahun, penduduk Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 771, inisial Ny. Y, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Turida, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 794, inisial Ny. IAS, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 796, inisial Tn. K, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Dasan Tereng, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Dan pasien nomor 797, inisial Ny. M, perempuan, usia 44 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Sekda NTB ini menambahkan untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Diharapkan petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.

Disebutkan, umlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 1.739 orang dengan perincian 465 orang (27%) PDP masih dalam pengawasan, 1.274 orang (73%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.316 orang, terdiri dari 207 orang (3%) masih dalam pemantauan dan 6.109 orang (97%) selesai pemantauan.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 10.198 orang, terdiri dari 1.655 orang (16%) masih dalam pemantauan dan 8.543 orang (84%) selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 64.041 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.683 orang (3%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 62.358 orang (97%).

Dengan terus ditemukannya kasus penambahan positif baru Covid-19, terutama di Kota Mataram dan Kabupaten Lombok Barat dengan identifikasi penularan secara transmisi lokal. Ia mengimbau masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol pencegahan Covid-19, senantiasa menggunakan masker jika keluar rumah. Kemudian menghindari kerumunan, physical distancing minimal dua meter, menjaga pola hidup besih dan sehat, hindari stres serta selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. (nas)