Bertambah 42 Kasus Baru, Sepuluh Pelaku Perjalanan Terkonfirmasi Positif Covid-19 di NTB

Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Selasa, 5 Januari 2021. (Sumber : Dinas Kesehatan NTB)

Mataram (Suara NTB) – Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB kembali mencatat tambahan kasus baru, Selada, 5 Januari 2021. Hari ini tercatat tambahan 42 kasus baru terkonfirmasi positif, 12 pasien sembuh dan satu kasus kematian baru.

Sehingga jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 5.902 orang Dengan perincian 4.866 orang sudah sembuh, 295 meninggal dunia, serta 741 orang masih positif.

Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., menerangkan bahwa pada hari ini, Selasa, 5 Januari 2021, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR RS Universitas Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR Klinik Medika Plaza, Laboratorium TCM RSUD Bima, Laboratorium TCM RSUD Kota Bima dan Laboratorium TCM RSUD H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa sebanyak 271 sampel. Dengan hasil 195 sampel negatif, 34 sampel positif ulangan, dan 42 sampel kasus baru positif Covid-19.

Dari tambahan 42 kasus baru tersebut berasal dari tujuh kabupaten/kota di NTB ditambah 10 pelaku perjalanan dari luar NTB. Tujuh kabupaten/kota tersebut, antara lain Kota Mataram 5 orang, Lombok Barat, Lombok Utara dan Sumbawa Barat masing-masing dua orang, Lombok Tengah dan Dompu masing-masing satu orang dan Sumbawa 19 orang.

“Hari ini juga terdapat satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 5876, an. HA, laki-laki, usia 71 tahun, penduduk Desa Dalam, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid,” sebut Sekda NTB ini.

Gita menjelaskan untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. “Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19,” harapnya.

Disebutkan, hingga saat ini, jumlah Kasus Suspek sebanyak 14.329 orang dengan perincian 325 orang (2,3%) masih dalam isolasi, 64 orang (0,4%) masih berstatus probable, 13.940 orang (97,3%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 45.824 orang, terdiri dari 2.034 orang (4,4%) masih dalam karantina dan 43.790 orang (95,6%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 108.645 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 2.340 orang (2,2%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 106.305 orang (97,8%). (nas)