Bertambah 27 Kasus Baru, Tiga Warga Luar NTB Terkonfirmasi Positif Covid-19

Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Rabu, 5 Agustus 2020. (Sumber : Pemprov NTB)

Mataram (Suara NTB) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat 27 kasus baru terkonfirmasi positif, 15 tambahan sembuh baru, dan satu kasus kematian baru, Rabu, 5 Agustus 2020. Dari tambahan 27 kasus baru, sebanyak tiga orang berasal dari luar NTB, yaitu Bogor, Gowa dan Bantul.

Dengan adanya tambahan tersebut, kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 2.223 orang. Dengan perincian 1.380 orang sudah sembuh, 125 meninggal dunia, serta 718 orang masih positif dan dalam keadaan baik.

Iklan

Diterangkan, pada Rabu, 5 Agustus 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR RSUD R. Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Bima, dan Laboratorium TCM RSUD Praya sebanyak 237 sampel. Dengan hasil 193 sampel negatif, 17 sampel positif ulangan, dan 27 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, antara lain pasien nomor 2197, inisial S, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 2198, inisial IKS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1284. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.
Pasien nomor 2199, inisial BN, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kota Mataram.

Pasien nomor 2200, inisial H, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Pasien nomor 2201, inisial H, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Pasien nomor 2202, inisial BIA, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong.

Pasien nomor 2203, inisial SRR, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Apitaik, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Pasien nomor 2204, inisial BWOT, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Pasien nomor 2205, inisial ER, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Aikmel, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

Pasien nomor 2206, inisial BR, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Timur, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji.

Pasien nomor 2207, inisial MS, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Kebun Sari, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji.

Pasien nomor 2208, inisial MS, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram.

Pasien nomor 2209, inisial HAN, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk berdomisili di wilayah Puskesmas Pejeruk, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Siloam Mataram.

Pasien nomor 2210, inisial LN, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Perina, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Tengah.

Pasien nomor 2211, inisial SW, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Tengah.

Pasien nomor 2212, inisial DWF, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Tengah.

Pasien nomor 2213, inisial PH, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk ber-KTP di Bogor, Jawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 2214, inisial M, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk Desa Cempi Jaya, Kecamatan Huu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 2215, inisial AR, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi terpusat di Kabupaten Sumbawa.

Pasien nomor 2216, inisial P, laki-laki, usia 22 tahun, penduduk Desa Tegal Maja, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Tanjung.

Pasien nomor 2217, inisial AS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Bhayangkara Mataram.

Pasien nomor 2218, inisial SR, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Sarae, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bima.

Pasien nomor 2219, inisial SJ, perempuan, usia 51 tahun, penduduk Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bima.

Pasien nomor 2220, inisial MI, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bima.

Pasien nomor 2221, inisial MR, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bima.

Pasien nomor 2222, inisial SU, perempuan, usia 38 tahun, penduduk Kelurahan Penanae, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 2170. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Bima.

Pasien nomor 2223, inisial MSI, laki-laki, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Pagutan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB.

Sedangkan 15 pasien yang sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 1405, inisial SRSA, laki-laki, usia 24 tahun, penduduk ber-KTP Purbalingga, Jawa Tengah. Pasien nomor 1528, inisial MR, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Sepakek, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah.

Pasien nomor 1636, inisial MRE, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk ber-KTP Desa Bujak, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien berdomisili di Desa Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 1794, inisial IYR, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Pesa, Kecamatan Wawo, Kabupaten Bima.Pasien nomor 1830, inisial AS, perempuan, usia 41 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Pasien nomor 1860, inisial U, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Pasien nomor 1872, inisial W, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 1918, inisial SR, perempuan, usia 39 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1925, inisial LMLR, laki-laki, usia 19 tahun, penduduk Desa Gelora, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 2026, inisial Y, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Pasien nomor 2056, inisial M, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 2119, inisial M, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Jeringo, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 2120, inisial F, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 2135, inisial W, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien nomor 2136, inisial BR, laki-laki, usia 38 tahun, penduduk Desa Batujai, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

“Hari ini juga terdapat penambahan satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 2200, inisial H, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram,” kata Sekda NTB ini. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here