Bertambah 22 Kasus Positif, Lima Kabupaten/Kota Nol Penambahan Kasus Baru

Tabel penambahan kasus Covid-19 di NTB, Sabtu, 24 Oktober 2020. (Sumber : Pemprov NTB)

Mataram (Suara NTB) -Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 22 kasus baru terkonfirmasi positif, 16 pasien sembuh dan 2 kasus kematian baru, Sabtu, 24 Oktober 2020. Sebanyak 22 tambahan kasus baru tersebut berasal dari lima kabupaten/kota, yaitu Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Bima dan Kota Bima.

Sedangkan lima kabupaten/kota, tidak ada penambahan kasus baru hari ini. Yaitu, Kota Mataram, Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa dan Dompu. Dengan adanya penambahan tersebut maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 3.853 orang, dengan perincian 3.136 orang sudah sembuh, 219 meninggal dunia, serta 498 orang masih positif.

Iklan

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si bahwa pada hari ini, Sabtu, 24 Oktober 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Dr.R.Soedjono Selong, Laboratorium Prodia dan Laboratorium TCM RSUD Bima sebanyak 148 sampel. Dengan hasil 126 sampel negatif dan 22 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 3832, an. YBP, laki-laki, usia 35 tahun, penduduk Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan Puskesmas Pemenang. Pasien nomor 3833, an. P, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi.. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Unram.

Pasien nomor 3834, an. M, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Pasien pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien meninggal. Pasien nomor 3835, an. A, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3647. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima dan Puskesmas Bolo.

Pasien nomor 3836, an.WS, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Desa Bontokape, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3647. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima dan Puskesmas Bolo. Pasien nomor 3837, an. H, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3647. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima dan Puskesmas Bolo.

Pasien nomor 3838, an. FT, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Bontokape, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3647. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima dan Puskesmas Bolo. Pasien nomor 3839, an. M, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3647. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima dan Puskesmas Bolo.

Pasien nomor 3840, an.N, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3239. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sondosia Bima dan Puskesmas Sape. Pasien nomor 3841, an. AFR, laki-laki, usia 5 tahun, penduduk Kelurahan Kolo, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 3842, an. NF, perempuan, usia 20 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima. Pasien nomor 3843, an. AR, perempuan, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima.kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 3844, an. NVW, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima. Pasien nomor 3845, an. AF, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.
Pasien nomor 3846, an. RM, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3783. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima. Pasien nomor 3847, an. LAM, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3544. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 3848, an. SS, perempuan, usia 73 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima. Pasien nomor 3849, an. LI, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3396. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 3850, an. RA, perempuan, usia 11 tahun, penduduk Kelurahan Penanae, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kabupaten Bima. Pasien nomor 3851, an. BWW, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur,Labuhan Haji.

Pasien nomor 3852, an. H, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Kelurahan Sandubaya, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur,Labuhan Haji. Pasien nomor 3853, an. SAH, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Desa Bagik Nyaka, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr.R.Soejono,Selong.

Sedangkan 16 pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 3407, an. N, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 3461, an. AHI, laki-laki, usia 42 tahun, penduduk Desa Pungka, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Pasien nomor 3568, an. K, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Leu, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3570, an. RAH, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Tumpu, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 3571, an. N, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Bolo, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3634, an. FA, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 3642, an. NS, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 3681, an. RS, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 3685, an. MG, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Pasien nomor 3687, an. LGAG, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Desa Mekar Sari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Pasien nomor 3706, an. H, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Kelurahan Pagesangan Barat, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien nomor 3712, an. AAH, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Gegelang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Pasien nomor 3714, an. RSD, laki-laki, usia 13 tahun, penduduk Kelurahan Pejeruk, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien nomor 3732, an. MDAA, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Bagik Polak, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 3735, an. ZAZ, laki-laki, usia 15 tahun, penduduk Desa Belo, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien nomor 3737, an. MHR, laki-laki, usia 12 tahun, penduduk Desa Kakian, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, dua pasien yang meninggal dunia, kata Sekda NTB ini, yaitu pasien nomor 3748, an. A, laki-laki, usia 64 tahun, penduduk Desa Manggeasi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Dan pasien nomor 3834, an.M, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Desa Monta Baru, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. (nas)