Bertambah 15 Kasus Baru, Satu Pelaku Perjalanan Asal Banten Terkonfirmasi Positif Covid-19 di NTB

Penambahan kasus Covid-19 di NTB, Minggu, 22 November 2020. (Sumber : Dinas Kesehatan NTB)

Mataram (Suara NTB) -Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 15 kasus baru terkonfirmasi positif, 3 pasien sembuh dan satu kasus kematian baru, Minggu, 22 November 2020. Dari tambahan 15 kasus baru tersebut, satu orang merupakan pelaku perjalanan asal Banten.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si mengatakan dengan penambahan tersebut maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 4.609 orang. Dengan perincian 3.778 orang sudah sembuh, 246 meninggal dunia, serta 585 orang masih positif.

Gita menerangkan bahwa pada hari ini, Minggu, 22 November 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RS H.L Manambai Abdulkadir Sumbawa sebanyak 118 sampel. Dengan hasil 102 sampel negatif, 1 (satu) sampel positif ulangan, dan 15 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 4595, an. AS, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Kabupaten Tangerang, Banten. Pasien merupakan pelaku perjalanan. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RS Siloam Mataram. Pasien nomor 4596, an. TW, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk Desa Kediri Selatan, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB.

Pasien nomor 4597, an. AAM, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Kelurahan Arab Kenangan, Kecamatan Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Provinsi NTB. Pasien nomor 4598, an. RIP, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 4599, an. NH, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Kelurahan Monggonao, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima. Pasien nomor 4600, an. W, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Mande, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.

Pasien nomor 4601, an. RK, perempuan, usia 24 tahun, penduduk Kelurahan Lampe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima. Pasien nomor 4602, an. FDL, perempuan, usia 30 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Labuhan Badas.

Pasien nomor 4603, an. PRW, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa. Pasien nomor 4604, an. EDA, perempuan, usia 33 tahun, penduduk Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Labuhan Badas.

Pasien nomor 4605, an. SAP, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Batu Bulan, Kecamatan Moyo Hulu, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Moyo Hulu. Pasien nomor 4606, an. SAP, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Kelurahan Bugis, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Labuhan Badas.

Pasien nomor 4607, an. ADK, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Kelurahan Seketeng, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Sumbawa dan Puskesmas Unit 1 Labuhan Badas..Pasien nomor 4608, an. H, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Kelurahan Brang Bara, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Sumbawa.

Pasien nomor 4609, an. SA, perempuan, usia 43 tahun, penduduk Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, Kabupaten Sumbawa. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD H. L Manambai Abdulkadir Sumbawa.

Sedangkan tiga pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 4407, an. HI, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat.Pasien nomor 4412, an. EBR, laki-laki, usia 29 tahun, penduduk Desa Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Dan pasien nomor 4502, an. SYAG, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

“Hari ini juga terdapat penambahan satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 4501, an. A, perempuan, usia 59 tahun, penduduk Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien memiliki penyakit komorbid dan dilakukan tatalaksana Covid-19,” kata Sekda NTB ini. (nas)