Bertambah 10 Kasus Baru dan 31 Sembuh, Tren Kesembuhan Covid-19 di NTB Terus Meningkat

Peta perkembangan kasus Covid-19 di NTB hingga Rabu, 28 Oktober 2020. (Sumber : Pemprov NTB)

Mataram (Suara NTB) –Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 10 kasus baru terkonfirmasi positif dan 31 pasien sembuh, Rabu, 28 Oktober 2020. Tren kesembuhan pasien Covid-19 di NTB terus meningkat. Hingga hari ini, jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sebanyak 3.944 orang. Dengan perincian 3.256 orang sudah sembuh, 219 meninggal dunia, serta 469 orang masih positif.

Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si menerangkan bahwa pada hari ini, Rabu, 28 Oktober 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR Genetik Sumbawa Technopark, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratoritum PCR RSUD DR.R.Soedjono Selong, Laboratorium TCM RSUD Dompu dan Laboratorium TCM RSUD Kabupaten Bima sebanyak 154 sampel. Dengan hasil 139 sampel negatif, 5 sampel ulangan dan 10 sampel kasus baru positif Covid-19.

Iklan

Kasus baru positif tersebut, yaitu pasien nomor 3935, an. MA, laki-laki, usia 62 tahun, penduduk Desa Monta Baru, kecamatan Monta, Kabupaten Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Kabupaten Bima. Pasien nomor 3936, an. R, perempuan, usia 18 tahun, penduduk Desa Saneo, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu.

Pasien nomor 3937, an. SA, perempuan, usia 61 tahun, penduduk Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu. Pasien nomor 3938, an. MD, perempuan, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Simpasai, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dompu.
Pasien nomor 3939, an. SS, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Selagik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3666. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Lombok Timur Labuhan Haji.

 

Pasien nomor 3940, an. S, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Pohgading, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr.R Soedjono,Selong.

Pasien nomor 3941,an. H, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di ruang isolasi RSUD Dr.R Soedjono,Selong. Pasien nomor 3942, an.YRU, perempuan, usia 17 tahun, penduduk Desa Seteluk Tengah, Kecamatan Seteluk, Kabupaten Sumbawa Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi.

Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat.
Pasien nomor 3943, an.H, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 3926. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima. Pasien nomor 3944, an. IW, perempuan , usia 45 tahun, penduduk Kelurahan Santi, Kecamatan Mpunda, Kota Bima. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani isolasi mandiri dalam pengawasan RSUD Kota Bima.

Sementara 31 pasien yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19, yaitu pasien nomor 685, an. N, perempuan, usia 50 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 772, an. NWA, perempuan, usia 25 tahun, penduduk Desa Karang Bayan Timur, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1325, an. AHH, laki-laki, usia 26 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 1482, an. DHS, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Dasan Agung, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.Saat ini berdomisili di Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1601, an. MF, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram. Pasien berdomisili di Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 1741, an. WH, laki-laki, usia 28 tahun, penduduk ber-KTP Blitar, Jawa Timur. Pasien berdomisili di Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 2309, an. N,laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Ranjok, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 2399, an. IWD, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 2435, an. NK,perempuan, usia 48 tahun, penduduk Desa Mambalan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 2581, an. MY,laki-laki, usia 27 tahun, berdomisili di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 2735, an. ARH, laki-laki, usia 66 tahun, penduduk Desa Langko, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 3196, an. B, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 3325, an. AI, laki-laki, usia 46 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3356, an. P, laki-laki, usia 67 tahun, penduduk Desa Keselet Timur, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 3699, an. MZ, laki-laki, usia 45 tahun, penduduk Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 3771, an. N, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 3772, an. AS, laki-laki, usia 37 tahun, penduduk Kelurahan Rabangodu Utara, Kecamatan Raba, Kota Bima. Pasien nomor 3773, an. N, perempuan, usia 49 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3774, an. A, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Samili, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3775, an. S, laki-laki, usia 51 tahun, penduduk Desa Dadibou, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 3776, an. N, perempuan, usia 45 tahun, penduduk Desa Penapali, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3777, an. LL, perempuan, usia 32 tahun, penduduk Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3778, an.F, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Nisa, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3779,an.AK, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3780, an. SR, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Pasien nomor 3787, an. YN, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Naru, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3788, an. AF, perempuan, usia 35 tahun, penduduk Desa Rabakodo, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3789, an. H, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima.

Selanjutnya, kata Sekda NTB ini, pasien nomor 3790, an. A, perempuan, usia 28 tahun, penduduk Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3791 an. MMA, laki-laki, usia 60 tahun, penduduk Desa Tente, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima. Pasien nomor 3792, an. R, perempuan, usia 26 tahun, penduduk Desa Renda, Kecamatan Belo, Kabupaten Bima. (nas)