Bertabur Kegiatan Kelas Dunia, Kabaharkam Polri Dorong Kemajuan Peradaban Masyarakat NTB

Kabaharkam Arief Sulistyanto (paling kanan) bersama Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah yang didampingi Kapolda NTB Mohammad Iqbal dalam acara penganugerahan Kampung Sehat 2 di Mataram, Selasa, 30 November 2021.(Suara NTB/Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto mendorong kemajuan peradaban masyarakat NTB. Menurutnya NTB sudah go international sehingga perlu diiringi dengan kematangan dan kedewasaan masyarakatnya. Sikap ini menuntun NTB bergerak lebih maju.

‘’Kita harus bangga, NTB menyelenggarakan event internasional dengan sukses. Ini semua dapat terlaksana berkat peran dan dukungan seluruh lapisan masyarakat, utamanya dalam pencegahan penyebaran Covid-19,’’ terangnya, Selasa, 30 November 2021 di Mataram.

Iklan

World Superbike di Pertamina Mandalika International Street Circuit 19-21 November lalu menandai tonggak kemajuan daerah NTB. Maka, kata Arief, masyarakat perlu merayakannya dengan meningkatkan kemajuan sumber dayanya.

‘’Karena sudah go internasional, maka seluruh masyarakat harus dibangun juga peradabannya, supaya masyarakat juga bisa Go International,’’ jelas jenderal bintang tiga ini.

Perhelatan balap kelas dunia sudah membuat NTB bergema di seantero bumi. Hal ini merupakan kesempatan emas bagi masyarakat untuk turut serta dengan cara yang tepat.

‘’Harus ada usaha, ikhtiar. Jadi terus move-on untuk bisa jadi lebih baik lagi. Jangan berhenti sampai apa yang sudah kita capai sekarang,’’ sebut Arief.  Dia mengapresiasi Asia Talent Cup (ATC) dan World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika terlaksana dengan sukses.

Arief juga mengingatkan pandemi Covid-19 belum berakhir. Vaksinasi harus tetap digenjot capaiannya. Begitu juga dengan penerapan protokol kesehatan. Meskipun NTB sudah berhasil menggelar kegiatan taraf dunia.

Provinsi NTB harus tetap bersatu padu dalam upaya mencegah penularan COVID-19 sesuai dengan tugas pokok fungsi. Penanganan Covid-19 sebagai tanggung jawab bersama. Demikian juga dan peran serta masyarakat dalam mengikuti imbauan pemerintah.

“Ingat, Covid-19 masih ada, varian baru terus berkembang, pemerintah terus memantau, artinya tugas kita belum selesai. Selesai itu kalau sudah hilang,” urainya.

Arief terus mengingatkan agar seluruh lapisan masyarakat saling memberi pemahaman akan pentingnya membekali diri dengan beragam pencegahan.

“Tanamkan edukasi, terapkan terus protokol kesehatan. Kalau semua sudah bisa kita terapkan sebagai gaya hidup baru, tentunya, kita bisa kembali melakukan aktivitas dengan baik,” jelasnya.

Dia melihat NTB kini sudah mendunia berkat keberadaan Mandalika International Street Circuit di Lombok Tengah. Sirkuit ini sudah sukses menggelar WSBK pada 19-21 November lalu.

Keberhasilan menjaga protokol kesehatan Covid-19, kata Arief, meningkatkan kepercayaan masyarakat dunia terhadap NTB. Dalam upaya menjaga kepercayaan tersebut, Arief mengingatkan kembali bahwa bukan hanya pejabat atau pun pemerintah yang punya peran aktif. Namun seluruh lapisan masyarakat juga harus bahu membahu, saling bekerja sama menanggulangi Covid-19. (why)

Advertisement