Bermaksud Lerai Perkelahian, Seorang Pelajar Tewas Ditikam

Kota Bima (Suara NTB) – Tiga pelajar SMKN 1 Kota Bima dianiaya serta ditikam oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK). Kelompok tersebut diduga pelajar sekolah lain, di sekitar kawasan sekolah setempat, Jumat, 17 Februari 2017 sekitar pukul 11.12 wita.

Seorang di antaranya, Nasrullah (16), meninggal dunia akibat ditikam pada bagian punggung  belakang. Sedangkan rekannya, Ipul (15) dalam keadaan kritis dan saat ini masih dirawat di RSUD Bima. Sementara satu orang lainnya, Bambang (15) hanya mengalami luka memar pada bagian wajah.

Iklan

Informasi yang dihimpun Suara NTB, kasus tersebut berawal dari kedatangan beberapa orang di sekolah setempat, berboncengan menggunakan sepeda motor. Diketahui kawanan itu mencari pelajar bernama Bambang.

Usai menemukan Bambang, salah seorang di antara kawanan itu langsung memukul Bambang. Tidak terima diperlakukan seperti itu, Bambang kemudian melawan sehingga adu fisik keduanya tidak dapat dihindarkan.

Melihat perkelahian tersebut, Nasrullah dan Ipul datang menghampiri, berniat untuk melerai. Hanya saja, tiba-tiba keduanya ditikam menggunakan senjata tajam (sajam) yang diduga jenis pisau. Keduanyapun langsung tergeletak. Sementara kawanan tersebut langsung kabur melarikan diri.

Sejumlah rekan korban dan dibantu warga kemudian membawa kedua korban ke Puskesmas Paruga. Hanya saja Nasrullah meninggal dunia dalam perjalanan karena pendarahan hebat. Sementara Ipul berhasil ditangani namun kondisinya masih kritis.

Kapolsek Rasanae Barat, AKP Jamaluddin S.Sos membenarkan kejadian tersebut. Korban tengah dilakukan otopsi, untuk kemudian akan dibawa pulang ke kampung halamannya di Labuhan Bajo, NTT. Sementara rekannya masih dirawat secara intensif.

“Soal kasus ini kami sudah memeriksa beberapa saksi,” katanya.

Diakuinya berdasarkan keterangan para saksi, lanjutnya kejadian tersebut diduga bermotif masalah asmara. Namun baik Nasrullah dan Ipul, tidak termasuk dalam masalah tersebut. Keduanya hanya merupakan korban.

“Yang jelas para pelakunya sedang diburu oleh anggota. Identitas mereka sudah kami kantongi,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here