Berkurang, Eks Honorer K2 yang Bakal Diangkat Jadi PPPK Pemprov NTB

Pemberkasan 222 eks honorer K2 Pemprov NTB yang akan segera diangkat menjadi PPPK. Ratusan eks honorer K2 tersebut merupakan hasil seleksi PPPK 2019 lalu. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah eks honorer K2 yang akan diangkat  menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemprov NTB berkurang satu orang. Semula, eks honorer K2 yang lulus seleksi PPPK tahun 2019 sebanyak 223 orang.

Namun, karena satu orang meninggal dunia, maka sebanyak 222 orang yang melakukan pemberkasan untuk penerbitan Nomor Induk PPPK. ” Sebanyak 222 orang yang melakukan pemberkasan. Satu orang meninggal dunia, sehingga menjadi 222 orang,” kata Kepala BKD NTB, Drs. Muhammad Nasir dikonfirmasi di Mataram, Senin, 14 Desember 2020.

Iklan

Nasir menjelaskan sebanyak 222 eks honorer K2 tersebut sekarang melakukan pemberkasan secara fisik sampai 16 Desember mendatang.  Sebelumnya, sudah dilakukan pemberkasan secara online. “Selesai pemberkasan, kemudian menunggu NI PPPK,” jelasnya.

Rencananya, 222 eks honorer K2 Pemprov NTB ini akan mulai bekerja sebagai PPPK mulai Januari 2021 mendatang bersamaan dengan 373 CPNS hasil seleksi 2019. “Makanya kita kebut sekarang supaya mendapatkan NI PPPK,” tandasnya.

Nasir menjelaskan hal yang membedakan antara PNS dan PPPK hanya jaminan pensiun. Di mana, PPPK tidak mendapatkan uang pensiun seperti PNS. Sementara, gaji dan tunjangan sama seperti PNS.

Meskipun berstatus PPPK, kata Nasir, namun mereka dapat mengikuti seleksi terbuka jabatan struktural. “PPPK bisa menjadi pejabat struktural lewat Pansel,” pungkasnya.

Dalam rekrutmen PPPK tahun 2019, sebanyak 223 eks honorer K2 Pemprov NTB dinyatakan lulus. Dari 379 eks honorer K2 Pemprov yang ikut seleksi, sebanyak 156 orang dinyatakan tidak lulus menjadi PPPK. Sedangkan sebanyak 223 eks honorer K2 yang lulus. Terdiri dari tenaga guru 205 orang dan penyuluh pertanian 18 orang.

Dalam rekrutmen PPPK  tahun 2019, ribuan eks honorer K2 mengadu nasib menjadi PPPK di seluruh Pemda di NTB. Dalam tahap seleksi administrasi, sebanyak  3.984 pendaftar yang merupakan eks honorer K2 di NTB dinyatakan lulus.

Pendaftar yang lulus seleksi administrasi selanjutnya berhak ikut tes tulis yang dilaksanakan 23 -24 Februari 2019. Dengan rincian, Pemprov sebanyak 379 orang, Kota Mataram 62 orang, Lombok Barat 208 orang, Lombok Tengah 752 orang, Lombok Timur 508 orang dan Lombok Utara 56 orang. Selanjutnya, Sumbawa Barat 164 orang, Sumbawa 620 orang, Dompu 35 orang, Bima 1.183 orang dan Kota Bima 17 orang. (nas)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional