Berkas Tersangka Pengedar Tramadol Segera Dilimpahkan

Kota Bima (Suara NTB) – Berkas tersangka pengedar obat keras jenis tramadol, Iwn dan Mus, segera dilimpahkan ke Kejaksaan. Penyidik menggunakan UU Kesehatan nomor 36 tahun 2009 untuk menjerat tersangka dengan ancaman hukuman 15 tahun  penjara.

“Selain pidana, mereka juga bisa dikenai denda hingga ratusan juta rupiah,” kata Kasat Resnarkoba Polres Bima, AKP Jusnaidin kepada Suara NTB, Jumat, 28 Oktober 2016.

Iklan

Terkait penanganan kasus tersebut, pihaknya sempat mengalami kendala dan kebingungan mengenai aturan untuk menjerat kedua pemilik barang itu. Sehingga beberapa hari, mereka dilepas dan hanya dikenai wajib lapor.

Karena sejak adanya kasus tersebut, pihaknya melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, di antaranya  Dikes dan Kejaksaan. Namun hingga saat ini pihak-pihak tersebut belum memberikan jawaban.

Jusnaidin menjelaskan, tujuan melakukan konsultasi dan koordinasi dengan pihak terkait, karena dikhawatirkan proses penanganannya nanti tidak ditindaklanjuti dan sia-sia.

Akan tetapi, rupanya kasus tersebut diatensi juga oleh pihak Polda NTB dengan mendatangi kantor Resnarkoba Polres setempat. Hasilnya penanganan kasus itu diarahkan untuk tetap diproses secara hukum dengan menggunakan UU Kesehatan.

“Kami pastikan kasus ini akan diproses secara hukum. karena sudah ada petunjuk dari Polda NTB,” terangnya.

Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya tengah merampungkan berkas perkara kasus tersebut untuk kemudian diserahkan pada Kejaksaan (P21) dalam waktu dekat ini. (uki)