Berkas Perkara Tramadol Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kota Bima (Suara NTB) – Polres Bima melalui penyidik Sat Resnarkoba, melimpahkan berkas perkara kasus penyalahgunaan obat keras jenis tramadol ke Kejaksaan Negeri Raba Bima, Rabu, 16 November 2016.

“Berkasnya sudah lengkap, hari ini kita limpahkan ke Kejari,” ucap Kasat Res Narkoba Polres Bima, Ipda I Made Dimas, SH kepada Suara  NTB.

Iklan

Kata dia, sebelum melimpahkan berkas itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan Kejaksaan. Mengingat kasus tersebut diklaim baru pertama kali ditangani oleh Polres di NTB.

‘’Sejak kasus tersebut ditangani pada September kemarin, kami mengalami sejumlah kendala terkait proses hukumnya, karena pertama kali terjadi,” katanya.

Selain itu, juga memintai keterangan dan pendapat para ahli hukum pidana, dan dua orang perwakilan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Hasilnya kasus tersebut telah memenuhi unsur pidana sehingga bisa diproses hukum lebih lanjut.

“Makanya karena adanya petunjuk para ahli dan pakar kita lengkapi berkasnya,” katanya.

Dalam kasus tersebut, pihaknya menetapkan Yy, warga Desa Timu Kecamatan Bolo sebagai tersangka. Karena terbukti hendak mengedarkan obat keras jenis tramadol.

“Oknum ini dijerat dengan UU Kesehatan nomor 36 Tahun 2009.ancam hukumannya 15 tahun  penjara dan denda Rp. 1,5 miliar,” katanya.

Dia menambahkan saat ini tersangka hanya dikenai wajib lapor, karena kondisi kesehatannya sedang terganggu. Meski demikian kasus tersebut tetap berlanjut hingga pada penuntutan.

“Kita mempertimbangkan kesehatan pelaku, tapi yang jelas kasusnya tetap akan diproses dan berkasnya akan diteliti dan ditelaah selama 14 hari,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here