Berkas Dua Tersangka Dugaan Korupsi di KLU Dikirim ke Jaksa

Mataram (Suara NTB) – Penyidik merampungkan pemeriksaan tersangka dan barang bukti kasus dugaan korupsi pengadaan alat peraga IT KLU. Berkas dengan dua tersangka, PPK proyek dan rekanan diserahkan ke jaksa Kejati NTB.

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda NTB, AKBP Bagus Satrio Wibowo,Rabu, 19 April 2017 mengatakan, pihaknya sudah melimpahkan berkas itu dua pekan yang lalu.

Iklan

“Sudah kita serahkan. Masih menunggu petunjuk jaksa,” ujarnya ditemui di ruang kerjanya. Berkas itu atas nama tersangka AT PPK proyek, dan NA dari pihak rekanan yang menjabat sebagai direktur CV Cahaya Nusa Tenggara.

Masing-masing tersangka dijerat dengan pasal dijerat pasal 2 dan atau pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 2009 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 KUHP.

Tersangka AT masih dalam penahanan di Rutan Polda NTB sementara tersangka NA tidak ditahan atas alasan kooperatif. Bagus menyebut, berkas itu adalah rangkuman hasil penyidikan kasus yang diduga merugikan negara Rp 750 juta.

“Semua saksi sudah kita periksa. Barang bukti juga sudah kita sita,” terangnya.

Pengadaan alat peraga berbasis IT di 33 SD di KLU pada tahun 2014 itu mulai ditangani awal 2016 lalu. Kerugian negara timbul dari dugaan penggelembungan anggaran proyek yang bersumber dari APBD Perubahan KLU tahun 2014.

CV Cahaya Nusa Tenggara memenangkan tender senilai Rp 4,9 miliar diduga hasil persekongkolan dengan PPK proyek.

Sejumlah saksi yang sudah dimintai keterangan antara lain, masing-masing kepala sekolah 33 SD di KLU, staf Dikbudpora KLU, tim TAPD Provinsi NTB, tim TAPD KLU, Kepala DPPKA KLU, serta panitia penerima barang. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here