Berjibaku Tuntaskan 17.314 RTG

Zainal Abidin (Suara NTB/nas)

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB yang baru, Ir. Zainal Abidin, M. Si memiliki tugas yang berat untuk mengawal dan menuntaskan pembangunan 17.314 rumah tahan gempa (RTG) korban gempa 2018 yang belum tuntas hingga awal 2021 ini. Ia diberikan target untuk menuntaskan pembangunan RTG selama empat bulan mendatang.

‘’Insya Allah (bisa selesai empat bulan). Kita akan berjibaku bersama-sama untuk melakukan hal itu,’’ ujar Zainal dikonfirmasi usai pelantikan pejabat eselon II di Kantor Gubernur, Kamis, 21 Januari 2021.

Iklan

Mantan Kepala Biro Kerjasama Setda NTB ini mengatakan, apa yang sudah dikerjakan Kalak BPBD NTB sebelumnya akan dilanjutkan. Ia mengatakan, sekarang, tinggal pelaksanaannya di lapangan karena dananya sudah ditransfer oleh Pemerintah Pusat.

‘’Ada beberapa hal yang menjadi kendala. Itu ingin kita selesaikan,’’ katanya.

Seperti persoalan data yang belum clear di Lombok Utara. Masing-masing kabupaten/kota sudah memiliki data jumlah rumah korban gempa tahap kedua yang akan dibangun dalam empat bulan mendatang.

‘’Data sudah ada, terus fasilitator sudah lengkap. Tinggal nanti kita lanjutkan ke langkah aksi selanjutnya, biar cepat terlaksana,’’ katanya.

Mantan Penjabat Sementara Bupati Sumbawa ini mengatakan, jumlah fasilitator untuk membantu mendampingi kelompok masyarakat (Pokmas) dalam pembangunan RTG sudah mencukupi. ‘’Insya Allah bisa terkejar empat bulan,’’ tandasnya.

Jumlah RTG yang akan dibangun untuk tahap kedua sebanyak 17.314 unit dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp557,365 miliar. Dengan rincian, rusak berat 8.556 unit, rusak sedang 2.799 unit dan rusak ringan 5.959 unit.

Untuk rumah rusak berat membutuhkan anggaran Rp427,8 miliar, rusak sedang Rp69,975 miliar dan rusak ringan Rp59,59 miliar. Dengan perpanjangan selama empat bulan, pembangunan sebanyak 17.314 RTG harus tuntas pada April mendatang. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional