Berharap Jadi PPKM Terakhir

Abdul Malik (Suara NTB/ist)

KETUA Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Mataram, Abdul Malik, S.Sos., mengajak masyarakat mendukung kebijakan pemerintah yang kembali memperpanjang PPKM level 4 di Kota Mataram. Seperti diketahui, data kematian akibat covid-19 di Koata Mataram masih tinggi. ‘’Dilihat dari PPKM ini, jumlah kasus kan sudah mulai menurun. Mungkin dari data itu pemerintah ingin menurunkan kembali. Sehingga dilakukan perpanjangan PPKM level 4, hinggal tanggal 9 Agustus mendatang,’’ ungkapnya kepada Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Selasa, 3 Agustus 2021 kemarin.

Namun demikian, lanjut Malik, masyarakat tidak perlu risau. Meski PPKM level 4 diperpanjang, toh pemerintah sudah memberikan kelonggaran-kelonggaran. Seperti pemberlakuan jam malam untuk pedagang makanan. ‘’PPKM sebelumnya kan close semua, kalau sekarang ada kelonggaran,’’ ucapnya.

Iklan

Meski demikian, Malik tidak menampik dampak dari pemberlakuan PPKM omzet para pedagang ada yang mengalami penurunan. Untuk itu, kata dia, masyarakat harus menyikapi PPKM ini secara proporsional. Ekonomi masyarakat tetap berjalan, namun di sisi lain masyarakat harus menjaga dirinya agar tidak terpapar covid-19.

Mantan anggota Pansus Pengawasan Penanganan Covid-19 DPRD Kota Mataram ini berharap bahwa PPKM kali ini akan menjadi PPKM yang terakhir. Sebab, tidak dapat dipungkiri bahwa pemberlakuan PPKM ini sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Malik mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait dampak ekonomi yag timbul pascapemberlakuan PPKM level 4 di Mataram.

‘’Banyak yang datang ke rumah,’’ cetusnya. Namun begitu, anggota dewan dari daerah pemilihan Cakranegara ini berusaha memberikan pemahaman kepada masyarakat. ‘’Covid ini kan musibah, jadi yang terdampak banyak,’’ imbuhnya. Untuk itu, Malik menyarankan para pedagang untuk mengatur strategi berjualan di masa pemberlakuan PPKM level 4 ini.

‘’Kalau pedagang yang biasanya berjualan malam hari, bisa dimajukan jadi sore, siang atau pagi hari,’’ katanya. Pada bagian lain, Malik mengapresiasi penanganan covid oleh Pemkot Mataram. ‘’Pak Wali sendiri sering turun melihat situasi kondisi ekonomi masyarakat,’’ ucapnya.

Malik mengaku, setiap turun ke masyarakat, dirinya selalu menyelipkan pesan bahayanya covid-19. ‘’Dalam resespun, kami sampaikan seperti itu. Bahkan kami minta kepada sahabat-sahabat kami yang baca khutbah, paling tidak sisipkanlah sosialisasi tentang bahaya covid-19,’’ pungkasnya. (fit)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional